Peringati Hardiknas 2018, Wabup Blora Ajak Pendidik Contoh Ki Hadjar Dewantara

oleh
Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M Si Saat menjadi Inspektur Upacara

BLORA, Rabu (2/05/2015) suaraindonesia-news.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 tingkat Kabupaten Blora yang dilaksanakan, Rabu (2/5/2018) berlangsung khidmat. Peringatan ditandai dengan pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera di halaman Kantor Bupati Blora dengan inspektur upacara Wakil Bupati H.Arief Rohman, M.Si.

Usai pengibaran bendera, di depan seluruh peserta upacara yang terdiri dari unsur Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, TNI, Korpri, PGRI, dan pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA Sederajat hingga Mahasiswa; Wakil Bupati menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia Mujadjir Effendy tentang Hardiknas 2018.

Dalam sambutannya, wabup menyampaikan bahwa Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2018 ini mengambil tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

Dengan tema itu kata wabup diharapkan agar Hardiknas tahun 2018 dijadikan momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tecermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini juga kita jadikan momentum untuk melakukan muhasabah, mesu budi, atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan. Dalam waktu yang bersamaan kita menerawang ke depan atau membuat proyeksi tentang pendidikan nasional yang kita cita-citakan,” ucapnya.

Ia menambahkan pendidikan juga harus menyiapkan tenaga technocraft, tenaga terampil dan kreatif, yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan dunia kerja yang kian cepat dan memiliki kemampuan berpresisi tinggi untuk mengisi teknostruktur sesuai dengan kebutuhan.

Meskipun demikian, pihaknya juga mengakui bahwa belum semua wilayah tersentuh pembangunan insfrastruktur yang bisa menjadi sabuk pendidikan dan kebudayaan dalam ikatan Keindonesiaan.

Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M Si Saat Membagikan Tropi kepada guru dan siswa yang Berprestasi

“Oleh karena itu, pada tahun-tahun mendatang pemerintah akan memberikan prioritas pembangunan infrastruktur pada daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) agar wilayah-wilayah tersebut terintegrasi dan terkoneksi ke dalam layanan pendidikan dan kebudayaan,” imbuhnya.

Guru, orang tua, dan masyarakat juga harus menjadi sumber kekuatan untuk memperbaiki kinerja dunia pendidikan dan kebudayaan dalam menumbuhkembangkan karakter dan literasi anak-anak Indonesia.
Tripusat pendidikan tersebut menurutnya harus secara simultan menjadi lahan subur tempat persemaian nilai-nilai religius, kejujuran, kerja keras, gotong-royong, dan seterusnya bagi para penerus kedaulatan dan kemajuan bangsa.

Ia mengajak semua pihak bergandeng tangan, bahu-membahu, bersinergi memikul tanggung jawab bersama dalam menguatkan pendidikan.

“Selain jalur pendidikan formal yang telah berhasil mendidik lebih dari 40 Juta anak, pendidikan nonformal juga telah banyak memberikan andil dalam mencerdaskan bangsa. Pendidikan harus dilakukan secara seimbang oleh tiga jalur, baik jalur formal, nonformal, maupun informal. Ketiganya diposisikan setara dan saling melengkapi. Masyarakat diberi kebebasan untuk memilih jalur pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian besar dalam meningkatkan ketiga jalur pendidikan tersebut,” lanjutnya.

Petingnya pendidikan mental dan budi pekerti untuk generasi muda juga ikut disampaikan. Menurutnya revolusi mental sangat dibutuhkan agar pola pikir generasi muda bangsa Indonesia lebih baik. Contohnya penanaman sifat kejujuran, saling menghormati, sopan santun dan lainnya.
Khusus untuk pendidikan di Kabupaten Blora, Pemkab Blora melalui Dinas Pendidikan berkomitmen terus melakukan pemerataan infrasturktur pendidikan di seluruh sekolah secara bertahap. Sehingga nantinya kualitas pendidikan di Kabupaten Blora bisa meningkat dan merata. selanjutnya Usai upacara bendera, dilaksanakan acara tambahan yakni penyerahan penghargaan kepada tanaga pendidik dan siswa berprestasi.

Selain itu juga dilakukan penyerahan bantuan program pendidikan untuk siswa miskin serta usaha produktif dari Baznas Kabupaten Blora kepada Kepala Dinas Pendidikan dan penyerahan bantuan kendaraan operasional untuk pengawas yang dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati H.Arief Rohman, M.Si, diantaranya yakni Penerima Penghargaan Tenaga Pendidik Berprestasi tingkat Kab.Blora 2018, Penerima Juara Olimpiade Guru Nasional tingkat Kab.Blora 2018, Perwakilan penerima bantuan program pendidikan untuk siswa miskin serta usaha produktif dari Baznas Kabupaten Blora, Penerima bantuan kendaraan operasional untuk pengawas berupa motor roda dua dan Dinas Pendidikan menerima bantuan kendaraan mobil operasional dari Pemkab Blora berupa satu unit minibus Hiace.

Setelah penyerahan penghargaan dan bantuan selesai, dilanjutkan dengan pelaksanaan Ziarah Bersama dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Wira Bhakti Blora yang dipimpin oleh Sekda Drs. Bondan Sukarno MM, diikuti segenap pegawai Dinas Pendidikan, Guru, Pelajar dan Mahasiswa.

Sementara itu Sugiyanto, M.Si Sekretaris Dinas Pendidikan menerangkan bahwa perlunya dilakukan ziarah bersama dengan pelajar di Taman Makam Pahlawan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kepahlawanan kepada generasi muda.

Reporter : Lukman
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *