Oknum Sekdis Diduga Jual Pin Nama Rp 150 Ribu Per Unit Untuk PNS Dilingkungan Dinas PK Aceh Utara

oleh -2.330 views
Foto : Muridho, M.Pd Sekdis PK Aceh Utara saat di wawancarai. Jumat (6/8/2031). (Foto: Masri/SI).

ACEH UTARA, Jumat (06/08/2020) suaraindonesia-news.com – Oknum pejabat setingkat Sekdis dituding buka lapak bisnis dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, lapak bisnis yang dilakukan dengan menjual atribut dinas berupa id card dan pin nama pengenal terhadap guru sekolah dan PNS yang bekerja di dinas tersebut dengan harga tarif gila-gilaan.

Beberapa sumber guru di Aceh Utara yang diwawancarai media ini yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengungkapkan, bisnis Sekretaris Dinas (Sekdis) PK Aceh Utara menjual id card/badge dengan harga Rp 30 ribu dan pin nama mencapai Rp 150 ribu per unit.

Modus yang dilakukan oleh oknum Sekdis tersebut dengan mengumpulkan biaya Id card dan pin nama melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) untuk tingkat sekolah dasar dan MK3S (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) tingkat SLTP di masing-masing Kecamatan, setelah uang terkumpul di setor kepada oknum Sekdis.

Foto: Jenis Pin nama yang dijual oknum Sekdis kepada PNS dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara.

“Biaya Rp. 150 ribu tersebut untuk dinas Rp 80 ribu untuk pengumpulan K3S dan MK3S Rp 70 ribu,” terangnya.

“Kami sebenarnya sangat keberatan dengan harga pin nama yang mencapai Rp. 150 ribu, padahal jika kita buat sendiri cuma Rp 30-40 ribu per unit,” ujarnya lagi.

Bayangkan kata dia, harga per unit Rp 150 ribu bila dihitung jumlah guru PNS sertifikasi dan PNS non sertifikasi mencapai 6000 orang di Kabupaten Aceh Utara.

Sumber menuding menjual atribut PNS, diduga salah satu trik oknum sekdis dengan memanfaatkan jabatan dan peluang untuk mencari keuntungan pribadi.

Sementara Sekdis PK Aceh Utara, Muridho, M.Pd saat ditemui media ini diruang kerjanya Jumat 6/8 mengatakan, pembuatan atribut berupa id card/badge serta pin nama dilingkup dinas PK dan Sekolah-sekolah untuk keseragaman, karena hal itu menurutnya salah satu point yang disampaikan Ombudsman saat berkunjung ke Aceh Utara beberapa waktu lalu.

“Biar seragam, kita kondisikan untuk pembuatan Id card/badge serta Pin nama, dan itu merupakan kesepakatan bersama,” katanya.

“Sedangkan Id card dan pin nama itu di buat masing-masing,” tukas Muridho.

Reporter : Masri
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

One thought on “Oknum Sekdis Diduga Jual Pin Nama Rp 150 Ribu Per Unit Untuk PNS Dilingkungan Dinas PK Aceh Utara

  1. Gasak supaya tidak ada celah untuk pungli,
    Saya siapa membantu pak guru dan buk guru untuk membuat id pin dengan harga ekonomis l.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *