Nikah Dini di Kota Santri Rangking 3 Se-Jateng

oleh -44 views
Pengukuhan dan Launching Gen Pesat Kabupaten Pekalongan

PEKALONGAN, Sabtu (13/4/2019) suaraindonesia-news.com – Angka pernikahan dini di Kabupaten Pekalongan (Kota Santri) menduduki posisi 3 se-Jawa Tengah. Sedangkan angka kematian ibu melahirkan di Kota Santri menurun, dari tahun 2015 masuk rangking 9, kirin turun ke posisi 29 se-Jawa Tengah.

Namun, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi masih ada problem kesehatan lain di Kabupaten Pekalongan. Salah satunya, Kota Santri menduduki peringkat ke-4 se-Jawa Tengah untuk soal permasalahan gizi.

“Permasalahan stunting memang jadi kasus nasional. Untuk tinggi angka nikah dini, itu karena pemuda tidak mendapat pendidikan psikis sebelum nikah,” jelas Asip.

Menanggulangi hal tersebut, Pemkab Pekalongan mengukuhkan Gerakan Pemuda Siaga Sehat (Gen Pesat).

“Saya harap Gen Pesat dapat memberikan pelayanan kesehatan masyarakat menjadi lebih maksimal,” tegas Asip.

Lebih lanjut, Ia menerangkan bahwa pelayanan kesehatan di Kabupaten Pekalongan masih belum baik. Karena masih banyak kasus yang menjadi perhatian publik.

Asip pun kepada dina terkait untuk sesegera mungkin mengatasi hal itu. “Para kepala dinas terkait mari kita tolong masyarakat yang mengalami persoalan kesehatan. Jangan hanya hadir, tetapi harus bermanfaat,” tandasnya.

Reporter : Arsyad
Editor : Amin
Publisher : Dewi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *