Museum Perjuangan Luput dari Perhatian Pemkot Bogor

Foto: Marjono, Pengurus Museum Perjuangan Bogor. (Foto: Iran/SI)

BOGOR, Sabtu (26 Agustus 2017) suaraindonesia-news.com – Sangat disayangkan pemerintahan Kota Bogor kurang memperhatikan musium perjuangan yang terletak di Jalan Merdeka No.56, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Pengurus museum perjuangan Drs Marjono menceritakan tentang keluh kesahnya berkaitan dengan perawatan museum sehari harinya.

Pria berumur 82 tahun ini mengatakan, pada usianya yang mendekati satu abad ini, semangatnya masih tinggi bahkan pendengaran dan pengelihatanyapun masih normal sehingga dirinya terus berjuang untuk merawat museum perjuangan.

“Sebagai pengurus museum perjuangan, saya harus tahu jika museum perjuangan tidak dibiayai oleh pemkot bogor,” ujarnya.

Menurutnya, museum perjuangan ini sempat diajukannya agar jadi milik negara. “Tapi akhirnya ditolak karena keterbatasan dana,” tuturnya.

Karena dana yang tidak mencukupi akhirnya Marjono terpaksa bikin spekulasi agar museum perjuangan tersebut terawat dengan cara, buka fotocopy, warung nasi, dan pedagang kaki lima di sekitar museum.

“Dan hasil dari usaha tersebut untuk dana oprasional museum,” ujarnya. Baca Juga: Dituding Terima Suap Rp 50 Juta, DPRD Kota Batu Persilahkan Tim Saber Pungli Lakukan Penyelidikan

Adapun perawatan museum yang dibutuhkan antara lain untuk pembayaran listrik yang mencapai Rp 50 ribu per bulan.

Jika dihidupkan semua kata Marjono, pembayaran listrik bisa mencapai 5 juta per bulan.

“Makanya museum perjuangan terlihat gelap, karena kami tidak mampu untuk membayarnya,” keluh Marjono.

Pihaknya menyayangkan, hingga saat ini perhatian pemkot bogor tidak ada, padahal museum ini adalah museum perjuangan bogor. (Iran/Iwan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here