Meriahnya MSRF 2019 di Suramadu

Puluhan ribu peserta MRSF 2019 berjalan di atas jembatan Suramadu. (Foto: Guntur Rahmatullah)

SURABAYA, Minggu (17/3/2019) suaraindonesia-news.com – Ditlantas Polda Jawa Timur menggelar Milenial Safety Road Festival (MRSF) dengan memilih Suramadu, jembatan penghubung Surabaya dan Madura dan juga ikon provinsi Jatim sebagai tempatnya, Minggu (17/3/2019) pagi.

Acara ini diikuti kurang lebih 70 ribu milenial dari 38 Kabupaten dan Kota. Mereka semua mengenakan kaos putih bertuliskan MRSF dan di bagian belakang bertuliskan ajakan untuk bersama melawan hoax. Mereka berjalan bersama di atas Jembatan Suramadu sepanjang 5.438 meter.

Puluhan ribu milenial yang mayoritas adalah pelajar tersebut dihibur berbagai pertunjukan selama berada di atas Suramadu, di antaranya aksi paramotor yang melayang, perform akustik band, senam kolosal goyang dayung, perform Ditpolair dengan menghadirkan 1000 perahu nelayan juga jetski sambil membunyikan terompet dan klakson kapal, beberapa foodtruck berada di sisi tengah sepanjang jalan, perform marching band dari Akademi Angkatan Laut (AAL), perform NDX AKA, perform Hip-hop, perform 500 penari gandrung, freestyle motor gede, dan di garis finish terdapat pentas hiburan dengan artis utama Via Vallen.

Pantauan suaraindonesia-news.com, MRSF ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa. Dia mengendarai sepeda motor melintasi jembatan Suramadu dari sisi Surabaya menuju pentas yang berada di sisi Madura.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam acara itu. Luki juga menyoroti soal antusiasme masyarakat yang luar biasa.

“Bagi kami sungguh luar biasa. Tanpa seizin Gubernur, saya tidak bisa mengajak masyarakat jalan di Jembatan Suramadu yang dibangga-banggakan,” tutur Luki langsung di depan Gubernur.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, pesan dibalik acara MRSF ini supaya generasi milenial di Jawa Timur agar ke depannya bisa menanamkan Milenial Road Safety Festival untuk menekan angka fatalitas kecelakaan.

“Generasi muda milenal memegang peranan penting terhadap perubahan di era 2019,” ungkapnya.

Barung Mangera menyampaikan pada puncak acara ini peserta generasi mileneal juga mendeklarasi Milenial Road Safety Festival agar menanamkam Safety Riding saat berkendara.

“Ada 5000 hingga 6000 korban meninggal karena kecelakaan faktornya Human Eror ataupun kondisi jalan,” ujarnya.

“Kami berharap angka yang kita lihat usia 24 tahun hingga 39 tahun korban kecelakaan maka dari itu generasi mileneal yang paling banyak berada di jalan raya agar bisa menekan angka kecelakaan di jalan raya,” harapnya.

Sementara Gubernur Jatim, Khofifah memberikan pesan bagi para milenial supaya berlalu lintas dengan sesuai aturan yang berlaku.

“Jangan ugal-ugalan ketika berkendara, setuju ? Setuju. Tol Suramadu sudah dibebaskan (tidak ada biaya tol) maka warga yang dari Surabaya mau ke Madura juga sebaliknya saya juga pesan jangan ugal-ugalan setuju ? Setuju,” ajak Khofifah.

Untuk menyukseskan acara ini, jembatan Suramadu ditutup total selama 6 jam sejak pukul 04:00 hingga 10:00 WIB.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here