exodus
BeritaNewsOlahraga

Mental, Kekompakan, dan Strategi Antar SD Polpat Raih Juara Kedung Badak 4 Cup

×

Mental, Kekompakan, dan Strategi Antar SD Polpat Raih Juara Kedung Badak 4 Cup

Sebarkan artikel ini
IMG 20261016 214814
Foto: Pelatih Tim Voli Polpat Robani (kiri), kapten voli putri SD Polpat, Annisa Zuhroh (tengah) usai merayakan kemenangan.

KOTA BOGOR, Jumat (16/10) suaraindonesia-news.com – Tim bola voli putri SD Polisi Empat (Polpat) berhasil meraih juara pertama dalam Turnamen Bola Voli Kedung Badak 4 Cup di Kota Bogor. Pelatih tim, Robani, S.Pd., menyebut pembinaan mental, kekompakan, dan strategi penempatan pemain menjadi bagian penting dalam perjalanan tim menuju gelar juara.

Robani mengatakan, persiapan tim tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik individu, tetapi juga pada kesiapan mental para pemain saat menghadapi tekanan pertandingan.

“Dari sisi kualitas per individu itu sudah bagus. Cuman sejak awal kita persiapan itu mental, mental, mental. Kalau mentalnya sebelum main saja sudah jatuh atau di tengah-tengah hancur, itu tidak akan bisa dan tidak akan mencapai seperti yang kita raih sekarang,” ujar Robani.

Setelah memperkuat mental pemain, tim pelatih melanjutkan pembinaan dengan meningkatkan kerja sama antarpemain, termasuk teknik passing dan servis. Pembinaan dilakukan melalui latihan bersama maupun pendekatan secara individual untuk membantu setiap pemain mengembangkan kemampuannya.

Menurut Robani, perjalanan tim selama turnamen tidak selalu berjalan mulus. Ia mengungkapkan, tim sempat mengalami penurunan performa pada salah satu pertandingan sehingga berisiko kehilangan momentum.

Untuk mengatasi situasi tersebut, ia berupaya mengembalikan fokus dan semangat pemain sekaligus mengevaluasi penempatan posisi di lapangan. Koordinasi antara pemain depan, tengah, dan belakang menjadi perhatian agar setiap pemain dapat menjalankan tugasnya sesuai situasi permainan.

Robani juga mengatur variasi serangan dan pembagian bola untuk mengoptimalkan kerja sama tim. Menurutnya, ketepatan posisi pemain saat menerima dan mengembalikan bola sangat berpengaruh terhadap kelancaran permainan.

“Jadi intinya antara satu pemain dengan pemain yang lain itu saya arahkan penempatan posisinya harus pas ketika bola datang. Kalau tidak begitu, bola out atau ke depan akan susah diambil,” jelas Robani, yang juga merupakan guru SD Polisi Empat.

Ia menilai kedisiplinan menjalankan arahan pelatih dan kemampuan menjaga konsentrasi selama pertandingan menjadi faktor yang mendukung penampilan tim hingga berhasil meraih gelar juara.

Apresiasi juga disampaikan Dewi Salamah, orang tua kapten tim voli putri SD Polpat, Annisa Zuhroh. Ia mengaku bangga atas pencapaian putrinya bersama rekan-rekan satu tim.

“Sebagai orang tua, tentu saya sangat bangga dan terharu melihat Annisa dan teman-temannya bisa membawa pulang piala juara. Kemenangan ini tidak lepas dari strategi luar biasa yang diterapkan oleh pelatih,” ujar Dewi seusai pertandingan.

Menurut Dewi, instruksi dan rotasi pemain yang diterapkan pelatih membantu tim menghadapi tekanan serta menyesuaikan permainan dengan situasi pertandingan. Ia juga mengapresiasi dukungan pihak sekolah dalam memberikan ruang bagi para siswa untuk mengembangkan bakat olahraga.

“Pelatih sangat memahami karakter anak-anak. Beliau tahu kapan harus memberi motivasi dan strategi apa yang harus dipakai saat situasi kritis. Terima kasih kepada pelatih dan pihak sekolah yang selalu mendukung bakat anak-anak kami,” tambahnya.

Keberhasilan tim voli putri SD Polpat menjuarai Kedung Badak 4 Cup diharapkan menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Turnamen tersebut juga menjadi kesempatan bagi pelajar untuk memperoleh pengalaman bertanding serta mengembangkan potensi di bidang olahraga bola voli.

Tinggalkan Balasan