LSM KAPAK Mengadu Ke Plt Bupati Terkait Persoalan Tambang

LSM KAPAK saat audensi dengan Plt Bupati Lumajang

LUMAJANG, Rabu (11/04/2018) suaraindonesia-news.com – Atas temuan LSM Komite Aksi Penegakan Keadilan (KAPAK) Lumajang, Plt. Bupati Lumajang, dr. Buntaran Suprianto, M.Kes, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, akan menindaklanjuti segala temuan dan informasi yang disampaikan oleh KAPAK terkait dengan persoalan pertambangan.

LSM KAPAK di ruang kerja Plt. Bupati Lumajang, siang tadi, de Buntaran menjelaskan juga bahwa kehadirannya menyampaikan beberapa point pada saat audensi waktu itu.

“Ada beberapa point yang disampaikan KAPAK pada audiensi tadi, yaitu terkait dengan adanya pertambangan yang beroperasi di atas cekdam sungai,” jelasnya.

Karena hal tersebut, kata dr Buntaran sudah melanggar peraturan yang ada. Selain itu, kata dr Buntaran, LSM KAPAK juga menemukan beberapa stockpile yang tidak mengantongi ijin.

Dari pantauan media, Plt. Bupati Lumajang, yang didampingi Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Lumajang Susiyanto SH, Bagian Administrasi Energi Sumber Daya Alam dan Perekonomian Bonni Momenta ST, serta Badan Pajak dan Retribusi Daerah Lumajang Hari Susiati SH.

Baca Juga: Hari ini, Pemkab Lumajang Canangkan GISA 

“Kami akan segera melakukan peninjauan lokasi pertambangan yang diduga menyalahi aturan. Saya belum bisa menjelaskan dan belum bisa mengambil keputusan tanpa meninjau melihat secara langsung kondisi yang ada dilapangan,” ujarnya.

Sementara itu, senada dengan hal tersebut, Bagian ESDMP, Bonni Momenta, ST., akan segera melakukan peninjuan ke lokasi bersama Satpol PP, BPRD, serta pihak terkait untuk melakukan pemantauan yang kemudian akan dilakukan penindakan jika ternyata temuan tersebut benar, sebagamana yang dilaporkan.

Pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menertibkan para pengusaha dan penambang yang menyalahi ketentuan peraturan yang berlaku.

Di sisi lain, Ketua KAPAK, Miskadin menyampaikan pihaknya beberapa kali menemukan penambangan di atas cekdam, yang mana hal itu sangat merusak lingkungan.

Oleh karena itu pihaknya sudah melaporkannya kepada instansi terkait. Pasca pelaporan tersebut, dirinya mengalami perlakuan intimidasi serta tindak kekerasan dari beberapa orang.

“Kami berharap Pemkab Lumajang segera melakukan tindakan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi saat ini,” pungkasnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here