Langkah Wali Kota Bogor yang Bersedia Menjamin Penangguhan Penanganan PNS, Ini Kata Desta

oleh -33 views
Aktivis Mahasiswa, Desta Lesmana.

BOGOR, Minggu (09/08/2020) suaraindonesia-news.com – Langkah Wali Kota Bogor Bima Arya yang bersedia menjamin penangguhan penanganan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang merupakan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) yang menjadi tersangka korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), menjadi perbincangan dari berbagai kalangan. Ada yang mendukung, ada juga yang menyayangkan langkah tersebut.

Salah satunya aktivis mahasiswa, Desta Lesmana, yang mengatakan tindakan Wali Kota Bogor, Bima Arya merupakan hal yang biasa di lakukan kepala daerah-kepala daerah lain saat bawahannya tersangkut masalah hukum. Hal tersebut menurutnya bukanlah merupakan tindakan tercela ataupun perbuatan melawan hukum. Sebab hal itu dilakukan karena tenaga dan pikiran mereka masih diperlukan dalam menjalankan aktifitas pemerintahan.

“Contoh nya saat Djarot Syaiful Hidayat bersedia menjadi penjamin penangguhan penahanan terhadap Ahok (Basuki Tjahaya Purnama) yang waktu itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dalam kasus penistaan agama,” katanya, Minggu (09/08).

Selain itu kata Desta, Wali Kota Surabaya Tri Risma yang bersedia menjadi penjamin penangguhan penahanan terhadap bawahannya yang menjadi tersangka dugaan kasus Pungli Prona. Serta beberapa kepala daerah- kepala daerah lain yang melakukan hal serupa terhadap bawahannya.

Ditambahkan Desta, jika publik atau ada praktisi hukum yang membuat pernyataan bahwa pemberian jaminan penangguhan penahanan yang dilakukan Wali Kota Bogor terhadap bawahannya, yang tersangkut masalah hukum merupakan tindakan tercela dan merupakan perbuatan melawan hukum, seharusnya ditunjukan apa dasar aturan itu.

“Tolong tunjukkan aturannya atau doktrin (pendapat para ahli) bahwa perbuatan tersebut adalah tindakan tercela atau perbuatan melawan hukum? Sangat menyayangkan jika ada praktisi beropini sesat dan tidak berdasarkan kaidah-kaidah hukum,” pungkasnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *