Kualitas Jalan Makbul Bernilai Puluhan Miliar Amburadul Desak Kejaksaan Ungkap Amburadulnya Proyek J

Kualitas Jalan Makbul Bernilai Puluhan Miliar Amburadul

Desak Kejaksaan Ungkap Amburadulnya Proyek Jalan

 

            Sampang, Suara Indonesia-news.com – Sungguh memprihatinkan. Mungkin kalimat itu yang pas diberikan pada kualitas pekerjaan proyek fisik jalan Makbul Kelurahan Polagan Kota Sampang. Bagaimana tidak, baru seumur jagung (satu bulan), proyek peningkatan jalan Makbul –bernilai puluhan miliar, sudah hancur dan penuh lubang.  

            Tak pelak amburadulnya pelaksanaan proyek fisik peningkatan jalan Makbul kota Sampang tersebut, menjadi sorotan tajam masyarakat Sampang. Tak hanya itu, lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Sampang –akhirnya menyoroti seluruh kualitas proyek jalan di Kabupaten Sampang melalui dana APBD yang mencapai Rp. 60 miliar.

            Lembaga yang getol menyoroti amburadulnya pelaksanaan proyek fisik jalan di Kabupaten Sampang salah satunya Barisan Madura Bangkit (BMB) yang di komandani oleh Abdur Rahman. Aktivis mahasiswa ini menilai amburadulnya kualitas proyek jalan di Sampang –karena lemahnya pengawasan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga – terhadap rekanan yang melaksanakan proyek.

            “Sehingga, mereka asal –asalan dalam menggarap proyek fisik jalan dan tidak sesuai dengan petunjuk tekhnis (Juknis) juga petunjuk pelaksanaan (Juklak),” tandasnya.

            Pada kesempatan itu, Abdurrahman juga mengungkap perbaikan ruas jalan di beberapa desa pelaksanaannya amburadul. Seperti perbaikan ruas jalan desa Tobai Timur Kecamatan Sokobenah dan desa Lepele Kecamatan Robatal. Melihat kenyataan itu, Abdurrahman mendesak kepala Dinas PU Bina Marga –Moh. Zis, agar tidak tidur dan mau turun ke bawah.

            “Kepala Dinas PU Bina Marga jangan tidur aja kerjaannya dan hanya menunggu laporan dari bawahan. Sehingga, tidak tau dan melihat langsung kondisi jalan hasil pekerjaan proyek yang dilakukan asal –asalan oleh rekanan,” ungkap Abdurrahman.

            Abdurrahman mencurigai, lemahnya pengawasan pelaksanaan proyek fisik jalan dibawah naungan dinas PU Bina Marga pimpinan Moh. Zis, karena pihak pengawas dinas setempat melakukan konspirasi dengan rekanan. Sehingga, sengaja mengabaikan kualitas pekerjaan. “Kami juga mendesak pihak Kejaksaan untuk mengungkap masalah amburadulnya pelaksanaan proyek jalan di Sampang yang di garap asal-asalan ,” pungkasnya.

            Sementara itu kepala Dinas PU Bina marga  Sampang Moh.Zis,Ketika di mintai konfirmasi menegaskan ,bahwa pihaknya sangat serius dalam upaya meningkatkan prasarana infrastruktur dan jalan jembatan .Terbukti dalam kegiatan penangananjalan 2012 Dinas PU Bina Marga menerima kucuran dana untuk proyek pemeliharaan Berkala ( PB )jalan kabupaten bersumber dari dana Alokasi khusus (DAK) sebesar Rp.5,091 miliar.

            Sedangkan melalui dana Alokasi umum (DAU) Sampang,antara lain untuk proyek PB mencapai Rp.2,5 miliar ,kita juga menerima bantuan dana proyek pembangunan jalan senilai Rp.7,3 miliar ,serta proyek pembangunan jembatan sebesar Rp.6,9 miliar bahkan ,untuk proyek pembangunan jalan dan jembatan pedesaan alokasinya mencapai Rp.17,021 miliar ,si tambah rehab atau pemeliharaan jalan dan jembatan desa sebesar Rp. 9,8 miliar “jelas Moh. Zis .

            Ia membantah jika selama ini pihaknya bermain mata dengan rekanan karena pengawas lapangan akan menindak tega rekanan yang di ketahui melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan ketentuan Rencana Anggaran Belanja (RAB) .Sebab ,Apabila tidak sesuai RAB ,maka dapat berpengaruh terhadapkualitas proyek tersebut .

            “Bahkan kita tidak segan –segan mem –Black list Rekanan nakal itu ,sebagai efek jera bagi rekanan yang lain,” Tegasnya. (nor)            

           

         

             

           

  

           

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here