Korprov Aceh P3MD, Ikut Prihatin Atas Pelesiran Kades Tanah Jambo Aye ke Padang Ditengah Pandemi

oleh -306 views
Foto : Korprov Aceh, P3MD Drs. Zulfahmi Hasan.

ACEH UTARA, Senin (04/10/2021) suaraindonesia-news.com – Menanggapi pelesiran Kepala Desa/Geuchik di Kabupaten Aceh Utara ke luar daerah, Kordinator Provinsi Aceh, Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di bawah Kemendesa dan PTT, ikut prihatin atas pelesiran Geuchik ke luar daerah, seharusnya Geuchik lebih fokus pada persoalan peningkatan ekonomi Desa.

Hal itu disampaikan Korprov P3MD Drs Zulfahmi Hasan saat di minta tanggapan media ini Minggu (3/10) terkait pelesiran para Geuchik dan perangkat Desa di Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara ke Bukit Tinggi Sumatra Barat sejak tanggal 1 oktober 2021.

Menurut Zulfahmi Hasan, pihaknya hanya ikut prihatin saja, seharusnya, kata dia, dengan kondisi pandemi seperti ini pemerintahan Desa jangan memaksakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya keinginan.

“Harusnya kegiatan Dana Desa lebih terfokus untuk peningkatan ekonomi Desa,” kata Zulfahmi.

Lanjutnya, kata dia sebagai pendamping Desa tidak dapat berbuat banyak, kecuali hanya melakukan advokasi, baik ke Pemerintahan Desa maupun ke Pemda Kabupaten Aceh Utara.

“Menurut hemat kami, kegiatan tersebut tidak mungkin bisa dilakukan tanpa ada persetujuan Bupati Aceh Utara,” ujar Zulfahmi.

Sebelumnya, Pelesiran Geuchik di Kabupaten Aceh Utara ke luar daerah mendapatkan Kecaman dari sejumlah pihak LSM dan Aktivis di Aceh Utara, pelesiran ke luar daerah di tengah pandemi covid-19 dinilai hanya menghambur-hamburkan dana Desa. Sementara out put nya tidak jelas manfaatnya.

Bahkan Direktur Teritorial LKPK Aceh, Drs Amiruddin AR menuding Geuchik di Tanah Jambo Aye tak punya moral dan etika, tega menghambur-hamburkan dana desa untuk pelesiran ke Padang ditengah ekonomi masyarakat sekarat.

“Seharusnya Geuchik sebagai pemimpin di Gampong harus peka dan malu,” cetus Amiruddin.

Hal senada juga disampaikan Ketua Gerakan Rakyat Aceh Membangun (GRAM), Azhar, Kalau sudah mengikuti bimtek di Lhokseumawe, ngapain lagi pelesiran keluar daerah ? berapa kali sudah Geuchik di Aceh Utara Bimtek, apa yang bisa diperbuat setelah pulang dari sana.

‚ÄúProgram OL atau bimtek itu tak ada manfaat dan hanya menghabiskan dana desa saja,” tuturnya.

Seharusnya kata Azhar, dana tersebut bisa membantu masyarakat dimasa pandemi. Apalagi pelaksanaan program OL itu ditengah situasi darurat PPKM, Aceh Utara masih level II.

Ketua Forum Keuchik Tanah Jambo Aye, Mawardi saat konfirmasi membenarkan bahwa sebanyak 41 Geuchik dan perangkat Desa berangkat ke Bukit Tinggi Padang Sumatra Barat.

Mawardi menjelaskan bawah benar bimtek nya di Lhokseumawe, dengan BKAD.

Sementara Observasi Lapangan (OL) ke Padang, Mawardi juga menyebutkan jumlah yang berangkat ke Padang sebanyak 41 orang.

Reporter : Masri
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *