Kereta Api Hantam Nissan, Dua Tewas di TKP

Kecelakaan kereta api vs Nissan

LUMAJANG, Kamis (21 Desember 2017) suaraindonesia-news.com – Nasib naas diderita penumpang mobil Toyota merk Nissan warna putih, Nopol N1110HA, tewas di tempat kejadian perkara (TKP) akibat tertabrak Kereta Api (KA) Sritanjung relasi Yogyakarta Banyuwangi.

Menurut saksi mata, yaitu salah satu perangkat desa Kaliboto Lor yang enggan disebut namanya, mengatakan kalau kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.10 wib.

Salah satu warga Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur, Bayu kepada media ini menceritakan kalau dirinya sewaktu itu sempat meneriaki korban, namun itu tidak dihiraukan.

“Kejadian itu, pas saya pulang dari Kotoran. Saya melihat sebuah mobil berhenti di depan saya, dan terus menyalakan lampu lighting kanannya tanpa dimatikan,” ujarnya.

Secara tiba-tiba ada suara klakson KA Sritanjung dan pengemudi Nissan tersebut tidak mau mendengarkan teriakan Bayu dan warga lainnya.

“Bahkan saya sempat ngebel pakai klakson motor saya, kok ngga mau dengarkan. Saya juga sempat teriaki tapi mobil itu maksa ngegas polling dan akhirnya tertabrak lah bagian tengah mobil itu oleh KA Sritanjung karena jaraknya terlalu dekat,” tambahnya.

Dua korban meninggal pada peristiwa tersebut. Yang perempuan namanya Wahyu, menurut warga itu adalah adik pak dona pegawai kantor Kecamatan Jatiroto, menurut Bayu.

“Sedangkan yang laki-laki adik iparnya bernama Jepri (30) warga Desa Ledok tempuro, Kecamatan Randuagung,” kata relawan anti narkoba ini.

Data dari Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, IPDA Wendy mengatakan jika yang meninggal itu sopir dengan Fian (12) anak Jepri yang meninggal dunia.

Sedangkan Akmal (8) yang juga anaknya, masih kondisi kritis.

Sementara itu, menurut Manager Humas dan Hukum PT KAI Daop 9 Jember, Luqman Arif kepada media mengatakan kalau pihaknya menerima info tersebut dari masinis KA Sritanjung relasi Yogyakarta – Banyuwangi tersebut pada pukul 17.11 wib.

“Memang betul ada peristiwa kecelakaan sekitar pukul 5 sore tadi antara KA Sritanjung dengan mobil penumpang di KM 155+5 petak jalan Randuagung-Jatiroto,” jelas Luqman kepada wartawan.

Berdasarkan info yang diperoleh, kata Luqman, KA Sritanjung tersebut sedikit terlambat kedatanganya di Stasiun Jember dikarenakan tertemper mobil.

“Namun setelah melakukan pemeriksaan, 17.50 wib KA Sritanjung sudah bisa berangkat kembali dari lokasi,” bebernya.

Kejadian pastinya Luqman belum bisa memberikan berita lengkapnya, sebab peristiwa tersebut sudah dalam penanganan pihak berwajib.

Dari kasus seperti ini, Manager Humas dan Hukum PT KAI Daop 9 Jember, Luqman Arif menghimbau kepada seluruh warga agar berhati-hati saat melintasi rel kereta api, baik itu berpalang pintu atau tidak. Tengok kanan kiri dulu, untuk lebih amannya.

Reporter : Afu
Editor : Panji Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here