Jelang Akhir September, Konsumsi BBM dan LPG di Jawa Timur Meningkat

oleh -58 views
Situasi pembelian BBM di SPBU.

SURABAYA, Jumat (25/9/2020) suaraindonesia-news.com – Sejak diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus mencatat adanya tren kenaikan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Jawa Timur. Menjelang akhir September ini, Pertamina mencatat adanya kenaikan konsumsi BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) sebesar 18 persen dan BBM jenis Gasoil (Solar, Biosolar, Dexlite, Pertamina Dex) sebesar 60 persen, dibandingkan dengan bulan Mei 2020 ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah.

Hal ini disampaikan Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus, Rustam Aji bahwa adanya kenaikan konsumsi ini dikarenakan mulai diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru dengan protokol kesehatan.

“Semenjak dibukanya kembali kegiatan perekonomian dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, menjadi salah satu faktor kenaikan konsumsi BBM saat ini,” ujarnya kepada media ini.

Pada bulan Mei 2020 kemarin, kata Rustam, pihak Pertamina mencatat rata-rata harian konsumsi BBM jenis Gasoline sebesar 9.700 KL/hari dan BBM jenis Gasoil sebesar 3.800 KL/hari.

“Sedangkan pada bulan September ini, rata-rata harian penyaluran BBM di Jawa Timur naik menjadi 11.500 KL/hari untuk Gasoline dan 6.100 KL/hari untuk Gasoil,” tambah Rustam.

Dijelaskan pula oleh Rustam, bahwa pihak Pertamina juga mencatat adanya kenaikan konsumsi LPG (LPG PSO dan NPSO) di wilayah Jawa Timur. Tercatat menjelang akhir bulan September ini konsumsi rata-rata harian sebesar 3.600 MT/hari naik 5% dibandingkan konsumsi bulan Mei 2020 saat PSBB dengan rata-rata harian sebesar 3.400 MT/hari.

Pertamina, menurut Rustam, berkomitmen untuk menyalurkan BBM dan LPG kepada masyarakat, termasuk BBM Bersubsidi atau bahan bakar Jenis BBM Tertentu (JBT) serta BBM Penugasan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan Pemerintah. Di wilayah Jawa Timur, jumlah tersebut terdiri dari BBM Bersubsidi jenis BioSolar sebesar 2.3 juta KL dan BBM Penugasan jenis Premium sebanyak 1.4 juta KL. Pertamina juga menyediakan jenis BBM Umum, BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan, yang meliputi Perta Series (Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) dan Dex Series (Pertamina Dex dan Dexlite).

Selama adaptasi kebiasaan baru ini juga, Pertamina telah memberlakukan protokol pencegahan Covid-19 di seluruh lini bisnis perusahaan. Diantaranya adalah penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi operator yang bertugas di SPBU seperti masker dan face-shield, disinfektan secara berkala, dan pengecekan suhu bagi operator yang melakukan shift di SPBU. Pertamina juga mengimbau konsumen membiasakan menggunakan transaksi secara Non-Tunai menggunakan aplikasi MyPertamina, yang selain mengurangi potensi penularan virus melalui uang tunai, juga memberikan program promo dan undian menarik.

Di Agen dan Pangkalan, Pertamina juga memberlakukan protokol kesehatan dan juga melakukan disinfektasi secara berkala terhadap tabung-tabung LPG yang akan dijual kepada pelanggan. Hal ini semata-mata untuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan pelayanan terbaik untuk pelanggan setia produk Pertamina.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *