SEMARANG, Rabu (27/05) suaraindonesia-news.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pentingnya penerapan prinsip tata kelola organisasi yang baik (good governance) guna menciptakan organisasi yang kuat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Nusron Wahid saat menjadi pembicara dalam kegiatan Kursus Banser Pimpinan (SUSBANPIM) Angkatan VIII yang digelar di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Di hadapan kader Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) dari berbagai daerah di Indonesia, Nusron menekankan bahwa kedisiplinan, pembagian tugas yang jelas, dan tata kelola yang transparan merupakan fondasi penting dalam menjalankan organisasi.
“Organisasi yang kuat harus memiliki aturan main, sistem kerja, serta mekanisme pengawasan yang jelas agar setiap fungsi dapat berjalan secara optimal,” ujar Nusron Wahid.
Selain menyoroti tata kelola organisasi, ia juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pendelegasian wewenang secara proporsional.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar keberlangsungan organisasi tidak hanya bergantung pada satu figur pemimpin.
Nusron berharap penguatan tata kelola dan kapasitas SDM dapat membuat organisasi, termasuk BANSER, lebih efektif, solid, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Melalui penguatan ini, diharapkan organisasi mampu bekerja lebih efektif, solid, dan memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Reporter: Iran G Hasibuan
Editor: Qonita
Publisher: Eka







