Izin Tambak Udang PT LUIS Disoal Warga, Bupati Turun Lapangan

oleh
Bupati saat mengecek langsung lahan tambak udang yang dipersoal warga.

LUMAJANG, Senin (4/11/2019) suaraindonesia-news.com – Terkait dengan izin pembangunan tambak udang yang tidak sesuai dengan ketentuan dari PT Lautan Udang Indonesia Sejahtera (LUIS) di pantai Desa Selok Anyar dan Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., turun lapangan, karena beberapa hari yang lalu menerima laporan dari masyarakat.

Bupati mengecek langsung turun ke lokasi guna melihat kondisi pengurukan yang dilakukan PT LUIS di atas tanah Alm. Salim Kancil dan sungai/pancer yang bermuara ke laut.

Usai meninjau lokasi, Bupati menyampaikan kepada awak media bahwa memang benar ada pengurukan yang sebelumnya adalah sungai/pancer yang nantinya akan digunakan untuk izin tambak udang.

“Tentu saja ini mengganggu lingkungan sekaligus meresahkan banyak pihak, apalagi sebelahnya ada tanah alm. Salim Kancil sudah diputuskan kalau tanahnya untuk lahan konservasi,” kata Cak Thoriq.

Dengan begitu, Bupati sudah berkeputusan bahwa tidak akan mengeluarkan izin untuk tambak udang dan akan tetap menjadi konservasi alam. Namun, untuk usaha yang sudah mendapatkan izin dari Bupati yang lama melalui SK Bupati tahun 2017 seluas 20 hektar dan sudah mendapatkan hak guna usaha (HGU) itu boleh dilanjutkan.

“Untuk proses izin diluar dari 20 hektar atau tambahannya saya tidak akan mengeluarkan izin, dan lahan ini dipastikan tetap untuk konservasi alam,” tegasnya.

Selain itu, Bupati nantinya akan membuat surat untuk pihak yang bersangkutan agar mengembalikan lahan yang telah diuruk sesuai dengan fungsi pancer atau sungai yang bermuara ke laut.

“Keluarga alm. Salim Kancil saja merelakan tanahnya untuk alam, tentu ini menjadi catatan bagi saya dan untuk juga masyarakat sekitar Desa Selok Awar-Awar, karena ini mempunyai sejarah yang panjang,” paparnya.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Marisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *