Inovasi Baru, Kades Saur Saebus Ajak Masyarakat Rawat Terumbu Karang

oleh -380 views
Suasana saat sosialisasi inovasi baru rawat terumbu karang di Balai Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken. Minggu (5/12/2021).

SUMENEP, Minggu (5/12/2021) suaraindonesia-news.com – Indonesia sebagai negara maritim mempunyai potensi di bidang kelautan yang cukup besar dan perlu dikembangkan serta dikelola dengan baik.

Dalam hal ini, Indonesia mempunyai luas wilayah perairan sebesar 3.257.483 km2 dengan panjang garis pantai 99.093 km2 serta jumlah pulau 13.466 pulau.

Di sepanjang garis pantai dan sekeliling pulau-pulau yang ada terdapat ekosistem terumbu karang yang mempunyai banyak peranan, namun rentan terhadap perubahan. Berdasarkan citra satelit, diperkirakan luasan terumbu karang di Indonesia adalah 2.5 juta hektar.

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem di bumi yang paling produktif dan paling kaya dari keanekaragaman hayati.

Terumbu karang menghadapi sederet ancaman yang semakin hebat, termasuk penangkapan berlebihan, pembangunan pesisir, limpasan dari pertanian, dan pelayaran.

Ketergantungan yang tinggi terhadap sumberdaya laut mendorong masyarakat melakukan eksploitasi besar-besaran dengan metode penangkapan yang bersifat destruktif dan tidak ramah lingkungan sehingga menyebabkan penurunan jumlah tangkapan dan terjadinya kerusakan ekosistem laut terutama terumbu karang.

Untuk itu Moh. Saleh sebagai kepala Desa (Kades) Desa Saur Saebus, mengumpulkan masyarakat nya untuk mensosialisasikan pentingnya terumbu karang untuk dijaga sebagai rumah ikan, bertempat di Balai Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur Minggu (5/12/2021).

Saleh panggilan akrabnya menjelaskan lebih lanjut bahwa dirinya akan selalu konsisten menjaga lingkungan termasuk karang sebagai rumah utama hayati di lautan.

“Sebagai pemerintah Desa selayaknya, harus menjaga terumbu karang, jangan sampai dirusak karena kebutuhan sesaat,” katanya. Minggu (5/12).

Dirinya mengaku, Inovasi dan terobosan baru akan selalu dijaga, dan akan menjadi program Desa.

“Kami dan para masyarakat insya Allah akan membuat rumah-rumah ikan dari bahan limbah, Seperti Ban bekas dan limbah lainnya,” ujarnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat, agar selalu menjaga terumbu karang demi menjaga masa depan anak cucu.

Reporter : Sudirman
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan