Ibu Korban: Pelaku Pencabulan Anak Saya Dihukum Mati

oleh -71 views
Ibu Korban

SULBAR, Kamis (6 Juli 2017) suaraindonesia-news.com – Alasan pelaku tidak disidang karena mengalami ganguan jiwa, orang tua Bunga (nama samaran) anaknya telah di cabuli pelaku RS (21) pada 12 Maret 2017 memohon agar pelaku pencabulan dihukum mati

Kepada media ini, orang tua bunga menceritakan sekilas kronologi kasus anaknya yang hingga saat ini pelaku belum juga di sidang

“Awalnya anak saya Bunga berumur 8 tahun dan adiknya umur 7 tahun mau beli kue mereka masing masing naik sepeda di depan kantor lurah,” jelasnya.

Tiba tiba, pelaku RS memanggil anaknya, lalu RS menanyakan nama dan kelas berapa. Kemudian pelaku mulai membujuk anaknya dengan memberikan uang tapi anaknya menolak.

“Karena menolak, lalu pelaku bilang kalau dia punya sulap dan akan kasih cemilan, kemudian pelaku membawa anak saya ke samping kantor lurah tepatnya di depan WC tua disitulah pelaku melakukan perbuatan bejat nya,” tutur Ibu korban dengan linang air ata.

Lanjutnya, esoknya dirinya langsung melaporkan perlalukan tidak senonoh tersebut ke Polsek Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Propinsi sulawesi Barat.

“Tidak lama kemudian keluarga pelaku datang ke saya untuk menawarkan rupiah agar kasus tersebut saya cabut tapi saya tidak mau karena apa yang pelaku lakukan terhadap anak saya tak bisa dibeli dengan uang,” bebernya.

Kasus tersebut sudah di serahkan di Kejaksaan Polewali Mandar, namun hingga saat ini belum di sidangkan.

“Saat saya tanya ke jaksanya, alasan belum di sidang karena berkas belum lengkap dan pelaku juga di katakan sakit jiwa,” tutur Wardania ibu korban.

Dengan alasan jaksa tersebut, pihaknya meminta agar pelaku dapat di hukum mati, karena tidak masuk akal jika pelaku sakit jiwa, tapi dapat memperkosa anaknya.

“Saya ingin pelaku di tuntut menurut undang-undang perlindungan anak. Untuk itu saya mohon penegak hukum terbuka pada pihak korban dan memikirkan nasib korban bukannya memikirkan nasib pelaku,” harap ibu Bunga.

Hingga berita ini turun, pihak kejaksaan Polewali Mandar belum dapat di konfirmasi. (T2g).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *