Hingga Hari ke 10 Pergantian Tahun, Alun Alun Lamongan Masih Ditutup

Alun alun lamongan masih ditutup untuk umum

LAMONGAN, Kamis (10/01/2019) suaraindonesia-news.com – Sejak dilakukan pembangunan pada 2018 lalu, hingga kini (10/01/2019) Alun-alun kota Lamongan masih juga tertutup oleh puluhan seng (atap) yang dipasang berdiri mengelilinginya. Hal itu menimbulkan pertanyaan bagi sejumlah warga, terkait penyelesaian proyek didalamnya yang menghabiskan anggaran hingga belasan miliyaran rupiah itu.

“Kita gak tahu proyeknya sudah selesai apa belum. Tapi kalau memang sudah selesai harusnya dibuka. Kan itu dibangun untuk masyarakat,” ungkap Suwarno, warga Deket, Kabupaten Lamongan, (10/01/2019).

Masyarakat sendiri, masih menurut Suwarno, sangat penasaran dalamnya Alun-alun itu. Tentunya kalau anggarannya sampai miliyaran, pastinya sangat bagus. Asal jangan di bongkar pasang lagi kayak yang kemarin-kemarin,” Cetusnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Wahyudi, saat di konfirmasi lewat sambungan cellularnya, terkait kapan dibukanya Alun-alun tersebut, belum memberikan jawaban. Padahal terdapat nada sambung aktif.

Ditempat lain, ketua Komisi C DPRD Lamongan, Siti Maskamah Mursyid, mengatakan jika pihaknya juga belum mendapatkan informasi dari dinas terkait, soal kapan dibukanya obyek wisata milik warga Lamongan itu.

“Belum ada info. Mestinya kalau memang sudah selesai ya segera di buka, agar bisa di nikmatin masyarakat,” ungkap politisi partai Demokrat itu, (10/01/2019).

Dari informasi yang dihimpun, pembangunan Alun-alun Lamongan dibangun menggunakan anggaran daerah Tahun 2018 dengan nilai 11 miliyar rupiah. Namun berita ini ditulis, pusat kota yang biasanya ramai dikunjungi masyarakat tersebut, masih saja ditutup untuk umum.

Sebelumnya, lewat mantan Kepala UPT. Alun-alun, Suur, kepada awak media (30/12/2018.red). Jika pusat kota tersebut tidak bisa dibuka pada waktu malam pergantian tahun baru 2019, lantaran ada beberapa tumbuhan taman yang masih di karantina. Di khawatirkan jika tempat itu dibuka untuk umum, maka akan merusak tumbuhan tersebut.

“Dipastikan malam tahun baru tidak dibuka untuk umum. Karena ada beberapa tumbuhan yang masih di karantina,” ungkapnya kepada awak media. (30/12/2018) lalu.

Reporter : Defit Budiansyah
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here