Dispora Pamekasan Gelar Gerak Jalan Tradisional Palapa 2018

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Saat Melepas Gerak Jalan Tradisional Palapa di Arek Lancor Pamekasan

PAMEKASAN, Sabtu (24/11/2018) suaraindonesia-news.com – Dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Pamekasan sekaligus momen hari pahlawan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar lomba gerak jalan tradisional PALAPA, Jumat (23/11/2018) malam.

Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Pamekasan, jajaran Forpimda, Pj Sekda, pimpinan OPD, para camat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannnya Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan Sebelum Peserta dilepas, kegiatan gerak jalan tradisional palapa merupakan kegiatan rutin untuk mengenang jasa para pahlawan.

Acara yang diikuti oleh peserta perorangan maupun beregu baik dari instansi pemerintah, lembaga pendidikan, maupun masyarakat umum tersebut dilepas Bupati Pamekasan.

Peserta lomba diikuti sebanyak 210 peserta dengan melibatkan 696 orang yang terdiri dari peserta beregu putra 52 regu dan 2 regu putri. Sedangkan perorangan putra sebanyak 130 orang dan putri 26 orang.

Sementara rute start dari munumen Arek Lancor menuju Jokotole-Asem Manis-Mortajih-Dasok-Konang-Galis dan Lapangan Bulay untuk pos satu. Kemudian Ponteh-Jalan Raya Larangan-Pagendingan-Tentenan-trasak-Buddagan-Bonorogo-Stadion-Kesehatan-Agus Salim dan kembali finis di monumen Arek Lancor.

Adapun jarak yang ditempuh sejauh 20,6 Km dengan penghitungan waktu 5 Km/jam untuk putra dengan estimasi waktu kurang lebih 4,7 jam dan 4 Km/jam untuk Putri dengan estimasi 5,9 jam.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan ini, kegiatan gerak jalan tradisional palapa tidak melanggar ajaran agama manapun.

“Karenanya saya bangga, mudah-mudahan karena olahraga kreatif ini seluruh kita semua masyarakat Pamekasan semakin sehat. Dan mudah-mudahan Pamekasan kedepan sama dengan cita-cita hampir seluruh masyarakat Kabupaten Pamekasan, yakni masyarakat yang berkeadilan, makmur dan tumbuh ekonominya dari bawah merata sesuai dengan ajaran agama,” ungkapnya mengakhiri sambutannya.

“Mudah-mudahan kegiatan olahraga tradisional kreatif ini bisa kita terus pertahankan dan kita jaga serta mudah-mudahan ditahun yang akan datang pesertanya tidak hanya 210 tetapi bisa lebih,” katanya.

Reporter : May
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here