Diduga Cabuli Siswinya, Oknum Guru di Sampang Dilaporkan Polisi

Ilustrasi

SAMPANG, Senin (6 November 2017) suaraindonesia-news.com– Wajah dunia pendidikan di Kabupaten Sampang, Madura kembali tercoreng oleh ulah oknum guru yang diduga melakukan pencabulan terhadap siswanya.

Kali ini, informasinya dilakukan oleh seorang guru SDN Gulbung III, Kecamatan Pengarengan Kabupaten Sampang.

Menurut sember yang engan disebutkan identitasnya, oknum guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial HS itu telah diciduk aparat kepolisian, Sabtu (4/11/2017) malam.

“Masalah ini saya tidak tahu persis, tapi sementara ini sepertinya benar, bahwa ada oknum guru kami yang melakukan dugaan pencabulan. Saya dengar itu kemarin dari sesama guru yang memberitahukan kepada saya,” kata Achmad Safii Kepala Sekolah SDN Gulbung III, saat di temui di ruang kerjanya, Senin (6/11/2017).

Baca Juga: Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Internet Sehat, RTIK Jember Gelar Siber Kreasi 

Safii juga menjelaskan, oknum guru yang diduga melakukan pencabulan itu korbanya bukanlah pada siswanya. Melainkan terhadap alumni SDN Gulbung 1 yang jarak sekolahnya sekitar 500 meter dari SDN Gulbung III.

“Kalau korbanya sebenarnya bukan di sekolah ini melainkan sekolah tetangga yakni SDN Gulbung I, itupun siswanya sudah alumni,” imbuhnya.

Lebih lanjut Safii mengatakan, berkaitan dengan kabar tersebut, oknum guru berinisial HS itu, hari ini dipastikan tidak ngantor untuk mengajar.

“Katanya yang bersangkutan sudah diamankan polisi tapi kebenaranya kami kurang tau,” ujarnya.

Terpisah Kepala Sekolah SDN Gulbung I Mohammad As’ad juga mengakui adanya dugaan pencabulan tersebut. Bahkan pihaknya menyatakan korban adalah alumni siswanya.

“Iya korban adalah alumni siswa kami. Inisialnya F warga Gulbung, jujur saja saya kaget mendengar kabar ini,” singkatnya.

Meski nformasi yang berhasil diperoleh di lapangan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru SD berstatus PNS itu dibenarkan oleh dua orang kepala tersebut. Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat. Sebab, Ipda Afrizal Akbar Haris kanit PPA Polres Sampang, belum bisa dihubunggi. (nor/luk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here