Cegah Klaster Baru Dalam Pilkada, Kapolri Keluarkan Maklumat Kepatuhan Terhadap Prokes

oleh -203 views
Kapolri, Jenderal Polisi Idham Aziz.

BALIKPAPAN, Senin (21/9/2020) suaraindonesia-news.com – Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz mengeluarkan maklumat terkait pencegahan klaster baru penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Maklumat Kapolri dikeluarkan pada hari ini tanggal 21/9/2020 bernomor Mak/3/IX/2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan (Prokes) Dalam Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020.

“Hari ini tanggal 21 September 2020 Kapolri mengeluarkan maklumat tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2020. Hal ini merupakan lanjutan dari instruksi Presiden Republik Indonesi Joko Widodo pada 7 September lalu, terkait penyegahan claster baru Covid-19, baik di perkantoran, keluarga, maupun dalam pelaksanaan Pilkada,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryana dalam keterangan pers Senin, (21/9/2020).

Menurut Ade Yaya, maklumat Kapolri ini dikeluarkan karena pada saat pendaftaran Pilkada waktu lalu masih terdapat pasangan calon yang diikuti para pendukungnya banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi, maklumat ini dikeluarkan untuk menekan penyebaran Covid-19 sekecil apapun kemungkinannya untuk menghindari klaster baru dalam tahapan Pilkada,” ujarnya.

Adapun isi Maklumat Kapolri Tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam pelaksanaan Pilkada Tahun 2020.

1. Pemilihan Kepala Daerah merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara konstitusional yang dilindungi undang-undang, maka diperlukan penegasan pengaturan agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

2. Untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada penyelenggara pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terkait dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada adaptasi kebiasaan baru, dengan ini Kapolri mengeluarkan maklumat :

a. Dalam pelaksanaan pemilihan 2020, tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi kebijakan dan peraturan pemerintah terkait penanganan, pencegahan, serta protokol kesehatan Covid-19.

b. Penyelenggara pemilihan, peserta pemilih, pemilih, dan seluruh pihak yang terkait pada setiap tahapan wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

c. Pengerahan massa pada setiap tahapan pemilihan tidak melebihi batasan jumlah massa yang telah di tetapkan oleh penyelenggara pemilihan.

d. Setelah selesai melaksanakan setiap kegiatan tahapan, semua pihak yang terlibat dan masyarakat agar segera membubarkan diri dengan tertib tanpa arak-arakan, konvoi, atau sejenisnya.

3. Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

4. Demikian maklumat ini disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

Reporter : Fauzi
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *