BeritaEkonomiNewsPemerintahan

Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tembakau Jelang Musim Tanam 2026

115
×

Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tembakau Jelang Musim Tanam 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260616 211801
Foto: Bupati Fauzi saat berbincang dengan petani tembakau di Kecamatan Guluk-Guluk.

SUMENEP, Selasa (16/06) suaraindonesia-news.com – Memasuki musim tanam tembakau 2026, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memberikan perhatian kepada para petani tembakau yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Di Kabupaten Sumenep, tembakau tidak hanya menjadi komoditas pertanian, tetapi juga sumber penghidupan bagi ribuan keluarga serta penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah pedesaan. Oleh karena itu, keberhasilan musim tanam dan panen tembakau dinilai memiliki arti penting, baik bagi petani maupun bagi perekonomian daerah secara keseluruhan.

Seiring dimulainya musim tanam di sejumlah sentra produksi tembakau, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan harapan dan doa agar para petani diberikan kemudahan dalam menjalankan usaha taninya.

“Kami mendoakan semoga seluruh petani tembakau di Kabupaten Sumenep diberikan kemudahan dalam proses budidaya, dijauhkan dari berbagai kendala, serta nantinya memperoleh hasil panen yang melimpah dengan kualitas terbaik dan harga yang menguntungkan,” kata Fauzi.

Menurutnya, petani memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat. Di tengah berbagai tantangan, seperti perubahan cuaca, kenaikan biaya produksi, hingga fluktuasi harga pasar, petani tetap menjadi garda terdepan dalam sektor pertanian.

Karena itu, pemerintah daerah, lanjut Fauzi, memiliki tanggung jawab untuk terus hadir melalui berbagai program yang mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Petani adalah salah satu kekuatan utama ekonomi daerah. Pemerintah harus memberikan perhatian dan dukungan agar mereka dapat bekerja dengan tenang serta memperoleh hasil yang layak,” ujarnya.

Saat ini, aktivitas penanaman tembakau mulai berlangsung di sejumlah kecamatan sentra produksi, di antaranya Ambunten, Lenteng, Guluk-Guluk, Pasongsongan, dan Pragaan. Bagi petani, fase tanam merupakan tahapan penting yang akan menentukan hasil panen pada beberapa bulan mendatang.

Keberhasilan musim tembakau juga dinilai memiliki dampak luas terhadap perputaran ekonomi masyarakat desa. Ketika produksi dan harga tembakau berada dalam kondisi baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga pekerja sektor pertanian, pedagang, hingga pelaku usaha kecil yang bergantung pada aktivitas ekonomi tembakau.

Fauzi berharap kualitas tembakau Sumenep dapat terus terjaga sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi para petani. Dengan dukungan cuaca yang kondusif dan kerja keras para petani, ia optimistis musim tembakau tahun ini dapat memberikan hasil yang lebih baik.

“Pertanian, khususnya tembakau, akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah karena sektor ini menyangkut kehidupan banyak masyarakat,” katanya.

Tinggalkan Balasan