Bupati Nias Dorong Masyarakat Sadar Jaminan Kesehatan Nasional

Kanan, Bupati Nias dan kiri Wakil Bupati Nias saat memperlihatkan kartu BPJS kesehatan

NIAS, Kamis (2/5/2019) suaraindonesia-news.com – Pepatah bijak mengatakan, “lebih baik mencegah dari pada mengobati” Inilah pernyataan pertama yang di lontarkan dari Bupati Nias, Sokhiatulo Laoli, saat ditanya pendapatnya tentang program JKN-KIS oleh Tim Jamkesnews di Kantor Bupati Nias.

Bupati menyampaikan bahwa menjaga kesehatan dan memiliki jaminan kesahatan adalah asset penting dalam kehidupan. Untuk itulah pemerintah pusat dan daerah memiliki peran penting, guna mendorong masyarakat untuk membudaya gerakan masyarakat hidup sehat dan mengimbau masyarakat untuk sadar akan pentingnya Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Kamis (02/05).

Memasuki tahun ke-6 Program JKN-KIS, Bupati Nias menyampaikan program ini telah berjalan dengan baik dan layak diapresiasi.

“Sejak Program JKN-KIS bergulir pada tanggal 1 Januari 2014, program ini layak diapresiasi, sebab telah berdampak besar bagi pertumbuhan dan kesejahteraan dibidang kesehatan. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang memanfaatkan fasilitas kesehatan,” kata Bupati Nias.

Lebih lanjut Bupati Nias menyampaikan bahwa program JKN-KIS ini juga berdampak positif bagi pertumbuhan fasilitas kesehatan terlebih bagi puskesmas.

“Sejak adanya Program JKN-KIS, puskesmas lebih terbantu dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, hal ini kerana Puskesmas memiliki dukungan anggaran melalui sistem pembayaran berbasis kapitasi yang dijalankan diera JKN-KIS ini,” tutur Bupati Nias kepada Tim Jamkesnews.

Bupati Nias juga mengapresiasi kinerja BPJS Kesehatan Kabupaten Nias, yang terus menjaga Komunikasi dan Koordinasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Nias. Terbukti dengan terselenggaranya kegiatan rutin berupa forum pemangku kepentingan, forum penegakan kepatuhan, dan forum lainnya yang tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu dan kualitas penyelenggaraan program JKN-KIS.

Disesi pertemuan ini, Bupati Nias juga menyampikan bahwa pihaknya telah memenuhi komitmen Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2019.

“Tahun ini adalah tahun yang membanggakan bagi Masyarakat Kabupaten Nias, karena telah berhasil memenuhi komitmen dan harapan bersama untuk mewujudkan UHC di Kabupaten Nias. Berdasarkan data dari BPJS Kesehatan Kabupaten Nias, pertanggal 01 April 2019, dari 135.417 jiwa penduduk di kabupaten Nias, tercatat.152.353 jiwa atau setara 99.31 % penduduk telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS. Dari jumlah tersebut, 23.220 jiwa dibiayai oleh APBD Kabupaten Nias,” bebernya.

Diakhir sesi, beliau menyampaikan harapan agar setiap pihak terus mendukung keberlangsungan program JKN-KIS sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

“Saya berharap setiap pihak terus mendukung keberlangsungkan Program JKN-KIS, sembari tidak lupa melakukan fungsi pengawasan program ini. Kami juga berharap agar regulasi dan kebijakan yang dibentuk semakin mewujudkan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum dalam skema JKN-KIS. Tak lupa, saya menyampaikan harapan agar BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan kualitas Program JKN-KIS. Akhir kata, saya berpesan agar kita semua tetap semangat, tetap menjaga kesehatan, dan tetap berkarya untuk Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.

Reporter : Topan
Editor : Amin
Publisher : Dewi


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here