Sumenep, Suara Indonesia-News.Com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep menggelar aksi turun kejalan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, kegiatan tersebut diawali dengan konvoi bersama komunitas motor dengan tujuan mengkampanyekan safety riding, kegiata ini berpusat di depan masjid agung sumenep, Selasa, (28/102014) Jam 06.30 wib.
Aksi tersebut berupa pemberian bunga kepada semua para pengendara yang tertib berlalulintas dan juga membagikan stiker yang bertuliskan saya pelopor keselamatan berlalulintas kepada kendaraan yang digunakan pengendara.
Kasatlantas Polres Sumenep, AKP Musa Bakhtiar, S.Sos. MM, menejelaskan aksi ini bertujuan mengajak masyarakat sumenep khususnya pemuda dan pemudi sumenep untuk taat berlalulintas, selain itu juga kegiatan ini merupakan wujud ucapan terima kasih kepada pengendara yang berprilaku tertib berlalulintas di jalan.
“Tujuan kami turun ke jalan untuk bertujuan mengajak masyarakat sumenep khususnya pemuda dan pemudi sumenep untuk taat berlalulintas dan sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada para pengendara dan juga seluruh warga masyarakat sumenep berprilaku tertib berlalulintas di jalan,” katanya.
Musa menjelaskan, kegiatan ini membawa slogan sumenep super mantap, super tertib, super taat, dan mantap kepatuhan berlalulintasnya.
Menurut Musa, dari sekian pelanggaran yang ada, paling banyak speda motor tidak memakai helm dan tidak dilengkapi dengan surat ijin mengemudi. Sehingga yang menjadi penyebab fatalitas korban karena tidak memakai helm, paparnya.
“Paling banyak kecelakaan lalulinatas terjadi karena pengendara bermotor tidak pakai helm dan tidak dilengkapi dengan surat ijin mengemudi (SIM). Jadi begitu meliihat petugas langsung lari”, ujar Kasatlantas Polres Sumenep AKP Musa Bakhtiar kepada Suara Indonesia-News.Com.
Kasatlantas Polres Sumenep yang baru menjabat sejak 17 Juli 2014 ini berharap, agar kesadaran masyarakat pengendara terus ditingkatkan. Pihaknya juga berencana dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi pentingnya mematuhi rambu-rambu lalulitas dan etika berkendara dengan baik dan benar. Termasuk melalui lembaga pendidikan.
“Kita harapakan sosialiasi melalui lembaga pendidikan bisa menekan jumlah lakalantas yang lebih banyak disebabkan karena pelanggaran pengendara”, pungkasnya. (Zai/Im).













wah sip, lanjutkan. Itu perlu dilakukan kasat lantas yang lain