exodus
BeritaHukumNewsPemerintahan

1.465 WBP di Pamekasan Terima Remisi HUT ke-81 RI, Bupati Minta Jadikan Pembinaan sebagai Bekal Hidup

×

1.465 WBP di Pamekasan Terima Remisi HUT ke-81 RI, Bupati Minta Jadikan Pembinaan sebagai Bekal Hidup

Sebarkan artikel ini
IMG 20260817 160351
Foto: Bupati Pamekasan saat Menyerahkan SK / Berkas Remisi kepada perwakilan Napi.

PAMEKASAN, Senin (17/08) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 1.465 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Kabupaten Pamekasan menerima Remisi Umum dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Pemberian remisi tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan silaturahmi di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Senin (17/8/2026). Kegiatan peringatan HUT ke-81 RI itu mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” dan dihadiri Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, Wakil Bupati Sukrianto, serta jajaran Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan ucapan selamat kepada para WBP yang mendapatkan remisi. Ia berpesan agar masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperbaiki diri.

“Selamat kepada adik-adik narapidana yang mendapatkan remisi hari ini. Sama saja Lapas Pamekasan dan Lapas IIA Pamekasan. Anggap saja mondok dan semoga pelatihan, skill, keahlian dan penanaman nilai-nilai keagamaan di sini, insyaallah menjadi ilmu yang bermanfaat dan bisa menjadi bekal menjalani kehidupan di tempat saudara masing-masing,” ujar Kholilurrahman.

Bupati juga menekankan pentingnya kesabaran dan tidak terburu-buru dalam mencapai tujuan hidup. Menurutnya, keterampilan dan pembinaan rohani, seperti tausiah dan kultum, dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter yang baik.

“Keterampilan dan penanaman rohani seperti tausiah dan kultum dijadikan pedoman penanaman karakter yang baik. Termasuk bagaimana mencapai tujuan tidak perlu tergesa-gesa, tidak perlu terburu-buru ingin cepat kaya. Nah kadang-kadang itu yang merusak, membikin langkah kita tersendat-sendat. Jadi saya minta mengalir saja,” terangnya.

Ia berharap para WBP yang nantinya kembali ke masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan tetap berikhtiar secara maksimal serta meninggalkan perbuatan yang melanggar hukum.

“Saya kira tidak banyak orang yang bebas kemudian kembali kejahatan. Banyak orang yang bebas selalu menjadi orang sholeh, menjadi orang baik,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan Lapas tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat nasionalisme sekaligus mendorong pembinaan berkelanjutan bagi WBP agar siap kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, menyampaikan bahwa jumlah WBP di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan sebanyak 741 orang, sedangkan Lapas Kelas IIA Pamekasan sebanyak 724 orang. Dengan demikian, total WBP di kedua lapas tersebut mencapai 1.465 orang.

Khusus di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, sebanyak 484 WBP dinyatakan memenuhi syarat untuk memperoleh Remisi Umum Tahun 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 473 WBP menerima Remisi Umum I. Rinciannya, empat orang mendapat remisi satu bulan, 59 orang dua bulan, 176 orang tiga bulan, 132 orang empat bulan, 85 orang lima bulan, dan 17 orang enam bulan.

Sementara itu, Remisi Umum II diberikan kepada 11 WBP, dengan rincian dua orang memperoleh remisi tiga bulan dan sembilan orang memperoleh remisi lima bulan. Dari jumlah tersebut, satu orang langsung dinyatakan bebas.

Adapun sebanyak 257 WBP lainnya belum memenuhi syarat untuk memperoleh remisi.

Kusnan berharap para WBP semakin aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang diselenggarakan selama menjalani masa pidana. Menurutnya, keaktifan dalam pembinaan menjadi salah satu hal penting agar tidak menjadi hambatan dalam memperoleh remisi pada masa mendatang.

“Dengan adanya remisi ini sejatinya yang bebas bulan depan bisa pulang sekarang,” ujar Kusnan.

Ia juga berpesan kepada seluruh WBP agar terus berupaya memperbaiki diri dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai godaan.

“Berbuat baik jangan pernah menyerah dalam berbuat baik. Bahwa hidup itu penuh dengan godaan, jangan tergoda,” pesannya.

Tinggalkan Balasan