Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiPemerintahan

BPRS Bhakti Sumekar Perluas Layanan Digital, Hadirkan Fitur Top Up Dompet Digital Lewat BBS Mobile

Avatar of admin
×

BPRS Bhakti Sumekar Perluas Layanan Digital, Hadirkan Fitur Top Up Dompet Digital Lewat BBS Mobile

Sebarkan artikel ini
IMG 20250209 201151
Foto: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, (Foto: Ari/Suara Indonesia).

SUMENEP, Senin (09/06) suaraindonesia-news.com – Dalam upaya mendukung transformasi layanan keuangan digital, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar memperluas fitur aplikasi BBS Mobile dengan menghadirkan layanan pengisian saldo dompet digital (e-wallet). Inovasi ini memungkinkan nasabah melakukan transaksi top up ke berbagai platform populer seperti GoPay, OVO, Dana, ShopeePay, dan LinkAja secara langsung melalui ponsel.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyampaikan bahwa pengembangan layanan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga keuangan syariah tersebut dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan transaksi yang cepat dan mudah.

“Fitur top up e-wallet ini kami hadirkan agar nasabah dapat melakukan transaksi digital tanpa harus keluar rumah. Nominal pengisian mulai dari Rp10 ribu hingga Rp1 juta,” ujarnya.

Menurutnya, biaya administrasi untuk transaksi ini bervariasi namun tetap terjangkau, dengan tarif mulai dari Rp1.500 tergantung pada jenis dompet digital dan jumlah transaksi.

Baca Juga :  Ketua DP Imam Abu Cholid Kecewa Kadisdik Sampang Tunda Rakor Hingga Dua Kali

Selain layanan isi ulang dompet digital, aplikasi BBS Mobile juga dilengkapi dengan berbagai fitur lain seperti pembayaran tagihan air (PDAM), pembelian token listrik, dan layanan keuangan harian lainnya.

Hairil menjelaskan bahwa layanan ini tidak hanya tersedia untuk masyarakat di wilayah perkotaan, tetapi juga menyasar kawasan kepulauan seperti Sapeken dan Masalembu, serta daerah-daerah lainnya di Madura dan sekitarnya. Jaringan kantor cabang BPRS Bhakti Sumekar yang tersebar di seluruh kecamatan menjadi penopang dalam mendukung layanan ini.

“Kami ingin memastikan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, memiliki akses terhadap layanan keuangan digital yang inklusif,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi BPRS Bhakti Sumekar sebagai lembaga keuangan lokal yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan nasabah di era digital.