23.000 Kartini Bersholawat Pecahkan Muri

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menerima tanda rekor muri 23.000 Kartini Bersholawat di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (21/4/2019) pagi.

PEKALONGAN, Minggu (21/4/2019) suaraindonesia-news.com – Memperingati Hari Kartini, 23.000 Kartini yang terdiri dari perempuan dan laki-laki Kota Santri bersholawat di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (21/4) pagi. Peringatan Hari Kartini ke-140 di Kabupaten Pekalongan ini dipimpin langsung oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi.

Hadir pula dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun, Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, Sekda Kabupaten Pekalongan, Mukaromah Syakoer beserta jajaran OPD se-Kabupaten Pekalongan, serta perwakilan Forkompinda lainnya.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menjelaskan, kegiatan ini meliputi apel, penampilan budaya lokal yaitu terbangan (samprohan) yang merupakan warisan budaya ibu-ibu terdahulu.

“Momentum Hari Kartini ini kita angkat kembali agar generasi muda tahu budaya sholawat dan instrumen musik dan alatnya,” papar Asip Kholbihi.

Baca Juga : Walikota Pekalongan Buka Jalan Sehat Harlah NU ke-96

Jumlahnya yang fantastis hingga 23.000 Kartini Bersholawat dan menyanyikan Lagu Ibu Kita Kartini bersama-sama ini sukses mencatatkan Rekor Muri Dunia-Indonesia. Peserta yang mengikuti kegiatan ini untuk perempuan seluruhnya memakai kebaya, dan laki-laki mengenakan baju koko putih, bersarung dan memakai ikat kepala batik. Peserta pun membawa alat musik berupa rebana atau alat musik tradisional lainnya.

Kegiatan ini dilibatkan oleh seluruh peserta yang berasal dari berbagai unsur. Diantaranya PKK, Kepala Desa dan perangkatnya, GOW, ASN di wilayah Kabupaten Pekalongan, Instansi Vertikal, Kemenag, PGRI, Himpaudi, IGRA, Polwan, Siswa-siswi MTs, SMP, SMA, MA, dan SMK, mahasiswa Perguruan Tinggi, serta tak ketinggalan masyarakat umum.

Reporter : Arsyad
Editor : Amin
Publisher : Dewi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here