Aksi 212 Jember Libatkan Anak Ikut Demo

Sejumlah anak dengan memakai baju putih duduk di barisan terdepan saat Aksi 212 Jember. (Foto: Guntur Rahmatullah / Suara Indonesia News).

JEMBER, Rabu (21/2/2018) suaraindonesia-news.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Aksi Damai 212 Jember melakukan long-march dengan berjalan kaki dari titik pertama di depan Pondok Pesantren Ash-Shiddiqi, Jl. KH. Shiddiq Jember (timur Pasar Tanjung), menuju Jl. Sultan Agung Jember, kemudian berhenti untuk melakukan orasi.

Adalah KH. Ayyub Syaiful Rijal atau akrab dipanggil Gus Syaif, Pengasuh Pondok Pesantren Ash-Ashidiqi Putri yang menjadi inisiator atas aksi ini.

Menurut Korlap Aksi, Kustiono Musri, aksi ini untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap kepemimpinan Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR yang telah memerintah Kabupaten Jember selama 2 tahun tepat pada 17 Februari 2018.

“Kami menuntut dr. Hj. Faida, MMR untuk secara sadar mengundurkan diri dari kursi Bupati Jember,” terang Kustiono di sela-sela aksi, Rabu (21/2).

Baca juga : Tiga Lokasi Galian C di Alasrejo Banyuwangi Diduga Ilegal 

Berbagai latar belakang ketidakpuasan dikemukakan melalui orasinya dimana salah satunya disebutkan oleh Kustiono Musri bahwa Bupati Jember sudah tidak percaya dengan birokrat yang ada dimana semua permintaan atau pengajuan dari rakyat langsung ke Bupati, dengan tidak lagi menfungsikan birokrat yang ada, alasannya agar tidak ada pungli.

Setelah melakukan orasi di Jl. Sultan Agung, tepatnya di bawah jembatan penyebrangan orang lalu para massa ini melaksanakan Shalat Dhuhur berjama’ah di Masjid Jamik Al-Baitul Amin. Setelah shalat dhuhur berjama’ah, massa melanjutkan long-march dimana terlihat Kapolres Jember, AKBP. Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH mendampingi langsung dengan berjalan kaki bersama para massa untuk menuju titik selanjutnya yaitu Kantor DPRD Jember.

Kapolres Jember, AKBP. Kusworo Wibowo mendampingi massa dengan berjalan kaki menuju Kantor DPRD Jember. (Foto: Guntur Rahmatullah / Suara Indonesia News).

Setelah para massa sampai di depan Kantor DPRD Jember, mereka kembali menyuarakan aspirasinya dengan berorasi meminta DPRD untuk menggunakan hak angketnya guna memberhentikan Bupati Jember. Kemudian 20 orang perwakilan massa ini dipersilahkan masuk ke dalam Gedung DPRD dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Jember, HM. Ayub Junaidi, SH. dan 4 orang perwakilan fraksi untuk secara langsung mendengarkan aspirasi yang menjadi tuntutan massa Aksi 212 Jember.

Sebanyak 2 fraksi partai politik yaitu dari fraksi Gerindra dan fraksi PKB menerima sekaligus menandatangani tuntutan aspirasi ini, sedangkan 2 fraksi yaitu dari fraksi PDI-P dan fraksi PKS menolak tuntutan aspirasi ini.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here