BeritaNewsPemerintahan

WTP ke-12 Berturut-turut untuk Pamekasan, Bupati Kholilurrahman: Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci

×

WTP ke-12 Berturut-turut untuk Pamekasan, Bupati Kholilurrahman: Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini
IMG 20260530 205301
Foto: Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman bersama Ketua DPRD Ali Maskur saat menerima penghargaan.

PAMEKASAN, Sabtu (30/05) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi yang ke-12 kali secara berturut-turut bagi Kabupaten Pamekasan.

Opini WTP tersebut diserahkan oleh BPK RI Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo pada Jumat (29/05/2026). Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, bersama Ketua DPRD Pamekasan, Ali Maskur, hadir langsung menerima hasil pemeriksaan tersebut.

Bupati Kholilurrahman menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara jajaran pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pamekasan. Ia juga mengapresiasi BPK RI atas proses pemeriksaan yang dilakukan secara profesional dan teliti.

“Alhamdulillah, Pamekasan kembali meraih WTP. Terima kasih kepada BPK yang sudah bekerja sungguh-sungguh. Ini membuktikan pengelolaan keuangan kita berjalan sesuai aturan,” ujar Kholilurrahman saat ditemui di sela kegiatan Festival Berkah Bersama Royco di Monumen Arek Lancor, Sabtu (30/05/2026).

Menurutnya, mempertahankan opini WTP di tengah besarnya anggaran daerah bukanlah pekerjaan yang mudah. Oleh karena itu, sejumlah catatan dan rekomendasi dari BPK akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah pada masa mendatang.

“Tantangannya memastikan anggaran yang besar itu 100 persen on the track. Tapi dengan sinergi eksekutif dan legislatif yang seirama, kita optimistis bisa terus meningkat,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Pamekasan, Ali Maskur, menilai raihan WTP ke-12 berturut-turut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara akuntabel demi kepentingan masyarakat.

Ia menjelaskan, kehadirannya bersama bupati saat menerima opini WTP merupakan bagian dari mekanisme yang ditetapkan BPK dalam penyerahan hasil pemeriksaan laporan keuangan daerah.

“WTP ini wajib kita pertahankan setiap tahun. Ini hasil kerja bareng yang muaranya untuk kepentingan rakyat,” ujar Ali Maskur.

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Pamekasan tercatat telah meraih opini WTP selama 12 tahun berturut-turut sejak 2014. Sementara bagi Bupati Kholilurrahman, penghargaan tersebut merupakan kali kedua diterimanya sejak kembali menjabat sebagai kepala daerah.

Reporter: May
Editor: Qonita
Publisher: Eka

Tinggalkan Balasan

2

2