KOTA BOGOR, Sabtu (30/05) suaraindonesia-news.com – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bogor terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola agraria yang profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Persiapan Pengumpulan Data Lapang Neraca Penatagunaan Tanah (NPGT) Regional Tahun 2026 sebagai bagian dari program strategis nasional di bidang pertanahan.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Akhyar Tarfi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah awal dalam mendukung penyusunan data pertanahan yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan di wilayah Kota Bogor.
Menurutnya, rapat tersebut menjadi forum koordinasi bagi seluruh pihak terkait untuk menyelaraskan visi, rencana kerja, serta kesiapan teknis sebelum pelaksanaan verifikasi dan pengumpulan data secara langsung di lapangan.
“Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi serta penguatan sinergi antar pihak terkait guna memastikan proses pengumpulan data lapang berjalan optimal dan sesuai target,” ujar Akhyar Tarfi.
Ia menjelaskan, ketersediaan data pertanahan yang valid dan terstruktur menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program NPGT. Data yang akurat dinilai dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan penatagunaan tanah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Dengan tersedianya basis data yang kuat, lanjutnya, perencanaan tata ruang dan pemanfaatan lahan di wilayah Kota Bogor diharapkan dapat dilakukan secara lebih tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Selain membahas aspek teknis pengumpulan data lapangan, rapat tersebut juga menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen Kantor Pertanahan Kota Bogor dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang profesional, modern, transparan, dan terpercaya.
Melalui kegiatan ini, Kantah Kota Bogor berharap proses pengumpulan data lapang NPGT Regional Tahun 2026 dapat berjalan sesuai rencana serta mendukung pengambilan kebijakan pertanahan yang berbasis data dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Reporter: Iran G Hasibuan
Editor: Qonita
Publisher: Eka







