Workshop Penguatan Peran Komite Sekolah Digelar di Pendopo Kabupaten Lumajang, Ini yang Dibahas!

oleh -58 views
Foto: Workshop penguatan peran komite sekolah berlangsung lancar.

LUMAJANG, Senin (26/09/2022)
suaraindonesia-news.com – Dalam workshop penguatan peran komite sekolah yang digelar di pendopo dihadiri oleh beberapa komite sekolah se Kecamatan Kota Lumajang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Agus Salim menyampaikan, penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dipandang dan dinilai memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk menata dan mengelola pembelajaran yang mendidik dan mencerdaskan bagi kehidupan bangsa di masa yang akan datang.

Menurutnya, lembaga sekolah wajib bermitra dengan komite sekolah. Menurutnya, terkait kebijakan, komunikasi dan terkait apa saja, harus bermitra dengan pihak komite sekolah.

“Itulah makna dari MBS, dan terkait dengan yang belum memberitahukan tentang Rencana Kerja Sekolah (RKS) kepada pihak komite sekolah, nanti perlu diingatkan,” katanya kepada media ini, melalui via chat Whatsappnya, Senin (26/09).

Sejatinya, kata Agus Salim, pihaknya sudah lama memberitahukan kepada pihak sekolah untuk bermitra dengan komite sekolah.

“Itu sudah dulu, jadi terkait kegiatan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan BOS daerah, atau apapun itu, yang tertuang di RKS, sebaiknya transparan dan terbuka,” paparnya.

Bahkan, Agus Salim sendiri pernah memerintahkan, jika transparansi dan keterbukaan itu bisa diumumkan di papan ruangan, bisa di ruang tamu atau ruangan lainnya.

“Saya juga perintahkan untuk bermitra dengan komite sekolah, menjadi keharusan. Bahkan dalam pembuatan kurikulum, pihak sekolah wajib juga mengikutsertakan Komite Sekolah, selaku mitra sekolah,” tambahnya.

“Jika masih ada pihak sekolah yang masih belum terbuka terhadap komite sekolah, kemungkinan mereka adalah komite sekolah yang masih baru, atau sebaliknya. Bisa saja kepala sekolahnya masih baru dan komite sekolahnya juga masih baru, jadi belum ada kemistri, akhirnya belum saling terbuka,” kata dia lebih lanjut.

Agus Salim berharap, ke depan kemitraan antara pihak sekolah dengan komite sekolah akan terus terjalin kebersamaan demi suksesnya MBS di Kabupaten Lumajang.

Disela-sela acara sesi pertanyaan seorang pengurus Komite Sekolah SD Ditotrunan 1, Budi Satria mengungkapkan, apabila pihaknya sangat tidak mengetahui terkait dengan RKS dan peruntukannya.

“Kami selaku komite tidak pernah diberitahukan peruntukan dari RKS yang telah dibuat,” ucapnya waktu bertanya saat dialog diacara Workshop penguatan komite sekolah tersebut berlangsung.

Reporter : Didik Pramono
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam

Tinggalkan Balasan