Waton Parade 2019 Dimeriahkan dengan Festival Bakar Ikan

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Anas Ma’ruf (tengah) memimpin rapat koordinasi di Aula Bawah gedung Pemkab Jember. (Foto: Humas Pemkab Jember)

JEMBER, Senin (17/6/2019) suaraindonesia-news.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember bakal menggelar Festival Pegon dengan tajuk Watu Ulo Pegon (Waton) Parade 2019 pada Minggu, 23 Juni 2019 mendatang. Festival ini berangkat dari tradisi warga Kecamatan Ambulu mengarak Pegon saat hari ketujuh lebaran Idul Fitri.

Pegon adalah kendaraan angkutan tradisional yang ditarik oleh hewan berupa sapi atau kerbau. Saat ini, Pegon masih eksis sebagai alat transportasi untuk mengangkut material bangunan seperti pasir maupun batu bata di wilayah Kecamatan Ambulu Jember.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Anas Ma’ruf mengajak masyarakat Jember untuk datang dan memeriahkan acara tersebut. Selain itu, Waton Parade 2019 juga dimeriahkan dengan festival bakar ikan di pinggir pantai Watu Ulo.

“Kami meriahkan dengan festival bakar ikan dan pengumuman Gus-Ning 2019,” kata Anas usai memimpin rapat koordinasi soal Waton 2019 Parade di aula bawah Pemkab Jember, Jumat (14/6/2019).

Gus dan Ning Jember merupakan duta wisata Kabupaten Jember.

Kegiatan itu, lanjut Anas, juga untuk menggerakkan program masyarakat gemar makan ikan.

Waton Parade 2019 menjadi momen untuk mengangkat potensi Watu Ulo sebagai wilayah pantai, dan masyarakat nelayannya.

“Event ini untuk menggerakkan potensi ekonomi lokal dan memberdayakan masyarakat sekitar. Sehingga acara ini betul-betul menjadi acara masyarakat,” ungkap Anas.

Nanti ada sekitar 200 kuota peserta yang disesuaikan dengan tempat bakar ikan yang disediakan. Selain tempat bakar ikan, panitia menyediakan peralatan lainnya seperti arang dan kipas.

Bahkan panitia juga menyediakan dua ekor ikan beserta nasi, plus bumbu bakar ikan. Jadi, peserta langsung bisa menikmati hasil bakar ikannya.

Pendaftaran bisa dilakukan di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, kantor Kecamatan Ambulu, serta kantor Desa Sumberejo. Tidak ada biaya pendaftaran alias gratis.

Meski tidak ada pemenang dalam festival bakar ikan ini, panitia akan memberikan hadiah bagi peserta yang masuk dalam kriteria tertentu.

“Seperti peserta paling heboh, nanti langsung kita beri hadiah,” pungkas Anas.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here