exodus
Berita UtamaEkonomiNewsPemerintahan

Viral Bantuan RTLH di Blora, Kades Gagakan Belum Beri Tanggapan Soal Warga Miskin yang Belum Tersentuh Bantuan

×

Viral Bantuan RTLH di Blora, Kades Gagakan Belum Beri Tanggapan Soal Warga Miskin yang Belum Tersentuh Bantuan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260912 200559
Foto: Kepala Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, Blora, saat di wawancarai dan enggan berkomentar.

BLORA, Sabtu (12/9) suaraindonesia-news.com – Pemberitaan mengenai Mbah Samijah (71), warga Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, yang hidup seorang diri di rumah tidak layak huni (RTLH), mendapat perhatian luas. Bantuan pun mulai mengalir untuk membantu kondisi warga lanjut usia tersebut.

Namun, di tengah perhatian dan bantuan yang datang, muncul pertanyaan mengenai alasan Mbah Samijah belum tersentuh program bantuan RTLH, meski sebelumnya warga disebut telah mengusulkan namanya.

Desa Gagakan tercatat menerima kuota lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Bantuan Provinsi pada 2025. Selain itu, desa tersebut juga menerima 11 unit program bedah rumah yang bersumber dari aspirasi pada tahun ini.

Meski warga disebut telah beberapa kali mengusulkan agar Mbah Samijah mendapatkan bantuan, hingga kini bantuan tersebut belum diterima. Salah satu alasan yang disebut menjadi kendala adalah status tanah yang ditempati Mbah Samijah tercatat atas nama anaknya.

Sejumlah awak media kemudian menghubungi Kepala Desa Gagakan, Sugiarto, untuk meminta tanggapan terkait persoalan tersebut. Namun, saat dihubungi pada Jumat (11/9/2026), yang bersangkutan tidak memberikan respons.

Ketika ditemui secara langsung di lokasi dan dimintai tanggapan pada Sabtu (12/9/2026), Sugiarto juga belum memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut.

“Gak sesok ae sesok ae, Wes Yo tanggapane apik ngono ae,” ucapnya sambil berjalan menjauh dari awak media, Sabtu (12/9/2026).

Saat kembali ditanya mengenai status tanah yang disebut menjadi salah satu kendala dalam penyaluran bantuan RTLH kepada Mbah Samijah, Sugiarto terlihat bergegas meninggalkan lokasi.

“Besok besok besok,” katanya sambil langsung menaiki sepeda motornya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Blora, Yannanta Laga Kusuma, datang membawa bingkisan sembako sekaligus meninjau langsung kondisi rumah Mbah Samijah.

Laga, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, mengatakan bahwa peran masyarakat dan media sangat penting dalam mendeteksi serta menyampaikan berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.

“Kami berharap teman-teman media ataupun masyarakat bisa bersinergi dengan pemangku wilayah masing-masing. Jika ada kasus sosial di desa, bisa langsung dilaporkan dan dikoordinasikan dengan Pak Kades setempat, lalu disampaikan ke kami untuk segera ditindaklanjuti,” ujarnya di lokasi.

Menurut Laga, IPSM Blora menangani berbagai persoalan sosial, mulai dari krisis air bersih, pendampingan kesehatan, anak terlantar, putus sekolah, hingga kelompok rentan lainnya.

Dalam menjalankan tugas tersebut, IPSM Blora juga melakukan koordinasi lintas sektor dengan pihak kecamatan, Dinas Kesehatan, maupun Dinas Sosial.

Meski kepengurusan IPSM Blora tergolong baru, organisasi tersebut disebut telah bergerak menangani sejumlah persoalan sosial di wilayah Blora.

Salah satu aksi yang dilakukan adalah penanganan terhadap dua anak terlantar di Desa Temurejo. Kedua anak tersebut diketahui tinggal di rumah tanpa aliran listrik dan belajar hanya dengan menggunakan penerangan dari senter.

IPSM kemudian memberikan bantuan berupa sepeda listrik dan sepeda gowes. Selain itu, IPSM juga menyiapkan modal usaha agar ibu kedua anak tersebut, yang selama ini bekerja di luar pulau, dapat pulang dan mengasuh anak-anaknya sendiri.

“Yang paling mengesankan belakangan ini adalah penanganan dua anak terlantar yang hidup tanpa listrik di rumah. Untuk belajar saja mereka pakai senter. Selain memberi bantuan sepeda, kami juga membantu memulangkan ibunya dari luar pulau dan menyokong modal usaha agar beliau bisa mengasuh anaknya sendiri di rumah,” tambahnya.