PAMEKASAN, Minggu (18/10) suaraindonesia-news.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 0826/Pamekasan menghadirkan harapan baru bagi pasangan suami istri, Buyan (60) dan Sumawiyah (54), warga Dusun Barat, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Keduanya menjadi penerima manfaat program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Selama sekitar enam tahun, Buyan dan Sumawiyah berharap dapat memiliki rumah yang lebih layak. Namun, keterbatasan ekonomi membuat pasangan tersebut belum mampu membangun rumah baru maupun memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka secara menyeluruh.
Buyan yang bekerja sebagai buruh tani mengaku penghasilannya belum mencukupi untuk membiayai pembangunan rumah.
“Dari hasil buruh tani tidak mencukupi untuk membangun rumah,” ujar Buyan.
Melalui program RTLH dalam rangkaian TMMD ke-130, Satgas TMMD Kodim 0826/Pamekasan mulai membangun rumah bagi pasangan tersebut di Dusun Barat, Desa Jarin.
Sejumlah material bangunan telah didatangkan dan proses pembangunan dilakukan secara bertahap. Rumah yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini mulai menunjukkan perubahan dengan berdirinya bagian-bagian bangunan yang lebih kokoh.
Bagi Buyan dan Sumawiyah, pembangunan tersebut menjadi harapan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. Sumawiyah bahkan tak kuasa menahan haru ketika melihat rumah yang selama ini mereka impikan mulai terbentuk.
Program pembangunan RTLH merupakan bagian dari kegiatan fisik TMMD yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, termasuk tempat tinggal yang layak.
Melalui program tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hunian warga yang membutuhkan, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Bagi Buyan dan Sumawiyah, pembangunan rumah itu menjadi kesempatan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan ekonomi.












