exodus
BeritaKesehatanNewsPeristiwa

Kabut Asap Selimuti Kota Langsa, Perempuan Bangsa PKB Imbau Warga Gunakan Masker

×

Kabut Asap Selimuti Kota Langsa, Perempuan Bangsa PKB Imbau Warga Gunakan Masker

Sebarkan artikel ini
IMG 20261018 103847
Foto: Ketua Perempuan Bangsa DPC PKB Kota Langsa, Suhaida M. Yacob.

LANGSA, Sabtu (17/10) suaraindonesia-news.com – Kota Langsa, Aceh, diselimuti kabut asap sejak Jumat pagi (16/10/2026). Kondisi tersebut dilaporkan mengganggu jarak pandang di sejumlah ruas jalan dan menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas udara.

Berdasarkan pantauan yang disampaikan dalam laporan lapangan, kabut berwarna putih kekuningan terlihat sejak pukul 06.00 WIB. Jarak pandang di Jalan Ahmad Yani, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Cut Nyak Dhien diperkirakan berkisar 200–300 meter.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kota Langsa, Nazaruddin, membenarkan kondisi kualitas udara yang disebut berada pada kategori tidak sehat. Ia menyampaikan bahwa asap diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera yang terbawa angin barat daya menuju Langsa.

Dalam informasi yang disampaikan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat sebesar 228 atau masuk kategori sangat tidak sehat. Namun, angka tersebut perlu dipastikan kembali berdasarkan data resmi pemantauan kualitas udara pada waktu dan lokasi pengukuran.

Informasi yang dikaitkan dengan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyebutkan bahwa sebaran asap karhutla berpotensi memasuki sejumlah wilayah di Aceh, termasuk Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, dan Kota Lhokseumawe.

Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Kota Langsa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dilaporkan telah membagikan masker di sejumlah sekolah, antara lain SDN 1, SDN 5, SMPN 1, SMAN 1, dan SMAN 3.

Pembagian masker juga dilakukan di sejumlah titik keramaian, seperti Simpang Pos, kawasan Tugu, dan Pasar Kota Langsa.

Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Pemerintah Kota Langsa dengan tema “Bangkit dari Bencana, Gerak Cepat Bantu Rakyat”, pemerintah setempat membagikan 10.000 masker gratis kepada masyarakat, termasuk pelajar, pengemudi becak, dan pedagang.

Terpisah, Ketua Perempuan Bangsa DPC PKB Kota Langsa, Suhaida M. Yacob, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi kabut asap tersebut. Ia mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik.

“Kami dari Perempuan Bangsa PKB Kota Langsa mengimbau seluruh ibu-ibu, balita, ibu hamil, lansia, dan penderita asma untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Wajib pakai masker, perbanyak minum air putih, dan jangan membakar sampah,” ujar Suhaida.

Ia menambahkan, Perempuan Bangsa berencana turut membagikan masker gratis di kawasan permukiman padat penduduk bersama KSB Arsianti dan Nurma.

Menurut Suhaida, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang berpotensi terdampak kabut asap, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Pemerintah Kota Langsa mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi kabut asap. Warga juga diingatkan untuk menyalakan lampu kendaraan saat jarak pandang terbatas serta menjaga asupan gizi dan kesehatan.

Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara dan menerapkan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko paparan asap.

Sementara itu, data resmi ISPU, sumber dan arah pergerakan asap, serta prakiraan BMKG perlu terus diperbarui untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan