Terkendala Batasan Umur, 13 Pelajar Tak Dapat Daftar PPDB

Sejumlah orang tua dan murid mengantre untuk mendaftar PPDB di Aula Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan.

PEKALONGAN, Rabu (3/7/2019) suaraindonesia-news.com – Karena ada batasan umur dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Pekalongan, sebanyak 13 pelajar tidak bisa masuk dalam pendaftaran PPDB. Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan mencatat, 13 pelajar tersebut berusia 16 tahun terhitung sejak 1 Juli 2019.

Sedangkan, Wakil Ketua Pelaksana PPDB Tingkat SMP di Kota Pekalongan, Eka Unjana mengatakan, batasan usia yang diperbolehkan mendaftar ialah umur 15 tahun.

“Di hari pertama ada 13 orang yang dinyatakan berumur 16 tahun, mereka langsung tertolak, secara administratif tidak bisa mendaftar PPDB,” ungkapnya.

Berkenaan dengan itu, Eka akan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah asal 13 murid tersebut, dan juga timnya.

“Kemungkinan mereka tidak naik kelas, atau ada problem lain, kita belum tahu,” imbuhnya.

Tidak hanya batasan umur, PPDB di Kota Pekalongan sendiri juga harus mengikuti prosedur yang ada.

“Karena PPDB harus sesuai sistem, dan tidak ada yang dispesialkan,” tutur Eka.

Ia melanjutkan, proses seleksi tetap menerapkan persentase 80 persen untuk zonasi.

“Para orang tua murid kami mohon untuk selalu memantau jurnal yang tiap hari diupdate, dimana tempat anaknya mendaftar. Selain itu juga kami harap jarak antar sekolah dan rumah juga diperhatikan dalam PPDB,” lanjutnya.

Eka memastikan tidak ada pelajar yang terlantar. Pasalnya, setiap pelajar diberikan pilihan hingga 9 sekolah.

“Dalam PPDB siswa dipersilakan memilih tiga sekolah dulu, jika ketiganya belum keterima, disediakan kuota tiga lagi. Sampai nanti pilihan ke-9, dan batasannya sampai 4 Juli 2019,” pungkasnya.

Reporter : Arsyad
Editor : Amin
Publisher : Dewi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here