Terkait Informasi Soal Pungli Di Teras Surken, Ini Kata Subag Perumda PPJ

oleh -13 views
Teras Surken

KOTA BOGOR, Rabu (24/02/2021) suaraindonesia-news.com – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menyikapi adanya informasi soal dugaan pungutan liar (pungli) di teras Suryakencana (Surken) yang membawa nama perusahaan plat merah tersebut.

Subag Humas Perumda PPJ Iwan Arief Budiman menegaskan, Perumda PPJ tidak terlibat pungli terhadap pedagang Teras Surken. Mereka pun siap melakukan pelaporan apabila pedagang yang dirugikan akibat pungli tersebut bersedia menjadi saksi utama.

“Kami akan mengklarifikasi terkait adanya pungli di Teras Surken. Kami sudah turun ke lapangan dan bisa kami buktikan tim internal Perumda PPJ tidak ada yang terlibat pungli. Tidak ada yang memungut biaya kepada para pedagang,” kata Iwan melalui telepon seluler Rabu (24/02) petang.

Menurutnya, pada awal pembukaan Teras Surken, Perumda PPJ sudah menyampaikan kepada pedagang yang berjualan di Teras Surken tidak dipungut biaya.

“Perumda PPJ sudah coba cek ke salah satu pedagang memang ada pedagang di sana yang membayar Rp18 juta saat akan berjualan di Teras Surken. Yang kena pungli itu bisa disebut kena penipuan. Ada oknum yang meminta uang dengan menjanjikan bisa berjualan di Teras Surken,” tuturnya.

Sebelumnya kata Iwan Perumda PPJ sudah menginformasikan kepada pedagang jika akan berjualan di Teras Surken harus mengikuti syarat-syarat yang sudah ditentukan.

“Yang berjualan di Teras Surken diutamakan pedagang kuliner di Surya Kencana, UMKM, dan kuliner legend. Dengan catatan di dalam Teras Surken tidak ada makanan yang sama,” ujarnya.

Sesuai intruksi pimpinan, tambah Iwan, pihaknya akan memproses kasus pungli tersebut dengan melapor kepada polisi agar ada efek jera terhadap oknum tersebut.

“Saat kami bilang akan memproses kasus ini, pedagang yang menjadi korban pungli ada rasa ketakutan, sehingga pedagang yang menjadi korban tersebut tidak mau jadi saksi,” terangnya.

Pria berkacamata ini menambahkan, pihaknya mengedepankan sosial untuk membantu UMKM dan pedagang kecil karena dari bagi hasil sebesar 20 persen yang didapat belum bisa menutupi operasional Perumda PPJ.

“Meski begitu kami tidak menyerah dan tetap memperjuangkan Teras Surken ini agar bisa lebih ramai lagi,” pungkasnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *