Staf RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias Sampaikan Pernyataan Sikap Kepada Dinkes Kabupaten Nias

oleh -1.833 views
Foto RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias

NIAS, Jumat (13/11/2020) suaraindonesia-news.com – Jawab tuduhan masyarakat terkait pelayanan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungsitoli Kabupaten Nias, Staf RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias menyampaikan surat pernyataan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Nias dengan nomor surat 445/6151/RS tertanggal 13 November 2020 berikut isi suratnya.

Berikut isi surat pernyataan RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Nias:

Dengan hormat, sehubungan dengan surat Bapak No. 440.1/ 5768/Yankes/2020 tanggal 11 November 2020, perihal Penjelasan Terkait Pernyataan Sikap DPC GMNI Gunungsitoli Nias dengan ini kami sampaikan beberapa hal :

1. Berkaitan dengan apa yang menjadi tuntutan GMNI pada aksi demo beberapa hari yang lalu kepada UPTD RSUD Gunungsitoli dalam pelayanan Covid-19, kami sampaikan bahwa tuntutan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab UPTD RSUD Gunungsitoli karena dalam penanganan Covid-19, UPTD RSUD Gunungsitoli hanya bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten/ Kota se Kepulauan Nias dan bagian dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Wilayah Kepulauan Nias.

2. Tuntutan GMNI pada aksi demo tanggal 3 November 2020 dan 11 November 2020 kembali kami sampaikan kepada Bapak bahwa UPTD RSUD Gunungsitoli telah menyampaikan penjelasan/ klarifikasi melalui Konferensi Pers pada tanggal 4 November 2020 sebagaimana yang sudah diberitakan oleh beberapa media, serta sudah kami jelaskan melalui Dialog Interaktif di RRI Gunungsitoli dan Channel Youtube UPTD RSUD Gunungsitoli Official. UPTD RSUD Gunungsitoli sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten/ Kota Se Kepulauan Nias dan bagian dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Wilayah Kepulauan Nias, telah melakukan pelayanan Covid-19 yang juga merupakan tugas dan tanggung jawab Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, tugas dan tanggung jawab dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten/ Kota se Kepulauan Nias (kesepakatan FORKADA Kepulauan Nias) serta tugas dan tanggung jawab Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Wilayah Kepulauan Nias.

3. UPTD RSUD Gunungsitoli (Pejabat Struktural, Dokter DPJP Covid-19, Dokter Penanggung jawab Laboratorium, Perawat Ruang Isolasi/ Perawat IGD, ATLM, Radiografer dan seluruh Staf Fungsional Lainnya) menyatakan tidak nyaman melaksanakan pelayanan Covid-19 dikarenakan tuduhan mengcovidkan pasien sehingga menimbulkan opini yang salah di masyarakat dan menimbulkan ketidakpercayaan kepada UPTD RSUD Gunungsitoli.

4. Dengan berkembangnya isu negatif di masyarakat terkait pelayanan Covid-19 di UPTD RSUD Gunungsitoli dan kurangnya dukungan berbagai pihak khususnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota Se Kepulauan Nias, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten/ Kota Se Kepulauan Nias dan bagian dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Wilayah Kepulauan Nias dalam mengedukasi dan memberi penjelasan yang tepat kepada masyarakat atas pelayanan yang telah kami laksanakan, menyebabkan seluruh staf UPTD RSUD Gunungsitoli merasakan ketidaknyamanan dalam melaksanakan pelayanan Covid-19. Oleh sebab itu, kami staf RSUD Gunungsitoli menyatakan sikap sebagai berikut :
– Meminta kepada para Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota Se Kepulauan Nias, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten/ Kota Se Kepulauan Nias dan bagian dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Wilayah Kepulauan Nias turut bertanggung jawab memberikan edukasi dan menjelaskan kepada masyarakat bahwa penanganan pelayanan Covid-19 di UPTD RSUD Gunungsitoli sudah sesuai dengan ketentuan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020, sehingga opini yang salah selama ini, yang ditujukan ke UPTD RSUD Gunungsitoli dapat terbantahkan.
– Meminta agar seluruh pihak terkait mendukung UPTD RSUD Gunungsitoli dalam pelaksanaan pelayanan Covid-19 sehingga kami dapat fokus dalam melayani pasien sebagaimana tugas dan fungsi kami.
– Apabila hal tersebut di atas tidak terlaksana dengan baik maka kami (Pejabat Struktural, Dokter DPJP Covid-19, Dokter Penanggung jawab Laboratorium, Perawat Ruang Isolasi/ Perawat IGD, ATLM, Radiografer dan seluruh Staf Fungsional Lainnya) menyatakan TIDAK BERKENAN LAGI MENANGANI COVID-19.

Demikian kami sampaikan sebagai bahan pertimbangan kepada Bapak, atas perhatian diucapkan terima kasih.

Surat tersebut di tandatangani oleh Direktur UPTD RSUD Gunungsitoli dr. Julianus Dawolo, M.Kes.

Reporter : T2g
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *