Soal Perkembangan Energi Baru Terbarukan di Mamasa, Ini Penjelasan Kapala Bappelitbangda

Plt Kepala Bappelitbangda Kabupaten Mamasa Gusti Harmiawan B. ST. M. Si. MH

MAMASA, Minggu (06/01/2019) suaraindonesia-news.com – Badan Perencanaan Pembangunan Dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Mamasa telah melakukan kajian untuk pengembangan energi baru terbarukan untuk pemanfaatan wilaya Kabupaten Mamasa.

Plt Kepala Bappelitbangda Kabupaten Mamasa Gusti Harmiawan B menjelaskan, untuk energi baru terbarukan belum ada yang berjalan di Kabupaten Mamasa, hanya pihaknya tengah melakukan kajian untu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

“Kalau kita bicara soal energi baru terbarukan untuk di Mamasa sendiri hanya yang berpotensi adalah PLTA mengingat wilayah Mamasa adalah bagian dari hulu sungai sakdang,” terang Hermiawan kepada suaraindonesia-news.com.

Menurutnya, sejauh ini telah ada beberapa perusahaan yang ingin melakukan investasi untuk pengembangan salahsatu energi baru terbarukan, namun terlebih dahulu dalam waktu singkat akan melakukan diskusi dengan Tim Kordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) untuk rekomendasi ijin investasi kepada beberapa perusahaan yang ingin menanamkan modalnya dalam rangka membangun sumberdaya alam di Kabupaten Mamasa ini.

Hermiawan menjelaskan, untuk mengembangkan Energi baru terbarukan di Mamasa pihaknya tidak menemukan kendala yang begitu banyak hanya saja lebih kepada kesesuaian ruang dan juga kondisi alam, karena di rencana proposal yang telah diajukan itu ada terkait dengan lahan yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat baik dari pemukiman, bercocok tanam bahkan fasilitas umum seperti akses jalan dan lain-lain, menurutnya itu yang perlu disesuaikan.

“Kita berharap satu atau dua bulan kedepan ini setelah melakukan diskusi dengan TKPRD, ada rekomendasi yang diterbitkan untuk beberapa investasi sebagai persyaratan kesesuaian ruang,” ungkapnya.

Lanjut Hermiawan mengatakan, pembangunan Energi baru terbarukan ini nerupakan target Pemerintah, juga melalui visi dan misi Presiden Jokowi yang telah menyediakan 20.000 Mega Watt (MW) untuk listrik, dan ini merupakan satu keunggulan daerah Mamasa karena dilalui hulu sungai sakdang.

“Jadi satu peluang besar untuk mendukung program Jokowi, kemudian daerah-daerah aliran sungai bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sumber daya air yang masuk kategori Energi baru terbarukan,” katanya.

Ketiga perusahaan yang telah siap untuk menanam investasi dalam pembangunan Energi baru terbarukan di Kabupaten Mamasa pihaknya tidak menyebutkan nama perusahaan tersebut, hanya saja kata dia, dalam waktu singkat ditargetkan salah satu energi baru terbarukan yaitu PLTA diupayakan bangkit diwilayah Kabupaten Mamasa.

Reporter : Bung Wahyu
Editor : Agira
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here