Satresnarkoba Polres Sumenep Kembali Meringkus Dua Budak Sabu Asal Gapura

oleh
Dua tersangka Budak Sabu yang diamankan Satresnarkoba Polres Sumenep, Kamis (21/11/2019).

SUMENEP, Kamis (21/11/2019) suaraindonesia-news.com – Satresnarkoba Polres Sumenep berhasil mengungkap kasus Narkotika jenis sabu terhadap dua orang pemuda asal Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (20/11) sekira pukul 20.00 Wib.

AKP. Widiarti, S. SH. Kasubag Humas Polres Sumenep menjelaskan, masyarakat diresahkan dengan adanya transaksi Narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Gapura, dengan adanya hal ini memberikan informasi kepada petugas, bahwa di salah satu rumah di Dusun Gunung, Desa Gapura barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sering di jadikan tempat pesta Sabu dan transaksi Narkoba.

Tersangka yang menjadi budak sabu, berinisial AFR (26), alamat Dusun Gunung, Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep dan S (50), alamat Dusun Pasar Pocok, Desa Paloloan, Kecamatan Gapura, Kabupaten setempat.

“Penangkapan dilakaukan sekira pukul 20.00 Wib didalam kamar rumah milik tersangka AFR dengan barang bukti yang berhasil disita yakni, 5 (lima) poket/kantong plastik klip kecil yang berisi Narkotika jenis sabu berat kotor masing-masing ± 0,39 gram, 0,21 gram, 0,21 gram, 0,21 gram, 0,21 gram (total keseluruhan ± 1,23 gram),” ungkap Widi.

Lanjut Widiarti menjelaskan, kronologis penangkapan berawal mendapat informasi dari masyarakat bahwa di rumah AFR sering digunakan sebagai tempat transaksi dan mengkonsumsi Narkotika jenis sabu, dengan demikian petugas Satresnarkoba Polres Sumenep langsung melakukan penyelidikan secara intensif keadaan terlapor.

“Setelah mendapat informasi dan A1 bahwa terlapor akan melakukan transaksi sabu, petugas langsung melakukan penggerebekan dirumah terlapor,” jelasnya.

Sambung Widi, Saat dilakukan penangkapan disertai penggeledahan, ditemukan barang bukti di lantai kamar berupa: 5 (lima) poket/kantong plastik klip kecil yang berisi Narkotika jenis sabu serta barang bukti tersebut di atas, setelah ditunjukkan, terlapor mengakui adalah miliknya yang didapat dari terlapor S.

Petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap SDT dirumahnya. Dari hasil intograsi mengakui telah menyerahkan sabu kepada AFR dan petugas menggiring terlapor kedalam kamar rumahnya.

“Saat penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 6 (enam) poket/kantong plastik klip kecil yang berisi Narkotika jenis sabu berat kotor masing-masing ± 0,35 gram, 0,34 gram, 0,32 gram, 0,32 gram, 0,31 gram, 0,28 gram (total keseluruhan ± 1,92 gram), dan terlapor mengakui adalah miliknya,” paparnya.

Sementara kedua terlapor berikut barang buktinya diamankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya keduanya dikenakan pengetrapan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Subs. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkasnya.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *