Rulli : Bupati Faida Belum Menang Sebelum Tuntaskan 22 Janji Kerja

oleh
Rulli Efendi saat berorasi di depan ratusan relawan Bupati-Wabup Jember, bertempat di Kampung Perjuangan Alorsi, Tanggul Kulon. (Guntur Rahmatullah/Suara Indonesia)

JEMBER, Kamis (28/12/2017) suaraindonesia-news.com – Koordinator Relawan Faida-Muqit, Rulli Efendi meneriakkan merdeka-merdeka, seraya menyanyikan sebuah yel-yel dengan lirik “Faida-Muqit sudah jadi, Faida-Muqit tepati janji”, sebuah yel-yel yang membangunkan semangat para relawan untuk mewujudkan Jember-Baru, Jember-Bersatu.

Dengan tegas, Rulli mengatakan bahwa acara reuni relawan Faida-Muqit kali ini, Kamis (28/12/2017) yang bertempat di Kampung Perjuangan Alorsi, Tanggul Kulon, Kec. Tanggul itu tanpa meminta sepeserpun kepada Pemerintah.

“Meskipun kami relawan Bupati, namun sepeserpun kami tak mau memakan uang rakyat, kami patungan antar semua relawan,” kata Rulli.

Hal tersebut untuk membuktikan bahwa budaya lama (pungli) harus dihapuskan dan sekarang jamannya pemerintahan yang bersih.

“Bupati Faida belum menang sebelum 22 janji kerjanya dituntaskan,” tegasnya.

Dalam perjalanan pemerintahan Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR memang banyak yang menentang, karena semangat pemerintahan yang diusungnya adalah pemerintahan yang bersih. Mulai dari Ambulance Desa yang banyak dipermasalahkan, hanya karena ada gambar pasangan Bupati dan Wabup Jember, Faida-Muqit.

“Gambar itu penting, karena ini Ambulance Desa, kalau sudah dipasang gambar Bupati, tidak ada yang berani narik-narik (pungli, red), Saya pastikan itu,” tutur Bupati Jember, Faida dalam sambutannya.

Dipasang gambarnya Wabup Kyai Muqit, lanjut Faida, itu tandanya Ambulance Desa ini halal, dengan begitu terpasangnya gambar Faida-Muqit artinya Ambulance Desa tersebut Gratis dan Halal.

Tak hanya itu, komitmen honor guru ngaji yang dinaikkan 3 kali lipat pun tak luput dipermasalahkan.

“Komitmen honor guru ngaji dinaikkan 3 kali lipat, aduhh ribut dimana-mana, yang ribut Saya pastikan bukan guru ngajinya,” lanjut Bupati.

Sampai akhir tahun ini, terhitung sudah ada 16 dari 22 janji kerja Bupati dan Wakil Bupati yang telah terealisasi.

“Tahun depan akan kita tuntaskan 22 program kerja, Insyaallah terealisasi semua,” janji Bupati Faida.

Adapun 16 janji kerja yang sudah terealisasi itu diantaranya, pendidikan gratis, beasiswa mahasiswa, ambulance desa, bantuan untuk UMKM, revitalisasi pasar tradisional, insentif guru ngaji, memberikan dukungan industri wisata dan kreatif, memberikan asuransi kesehatan gratis, meningkatkan akses pondok pesantren, pengembangan seni budaya, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di kota sampai pelosok desa serta lainnya, juga persiapan Bandara Embarkasi Haji di Bandara Notohadinegoro Jember terus dimatangkan dengan koordinasi suntikan pendanaan APBN senilai Rp 380 miliar dari pusat.

“Tahun depan program kerja kita akan semakin dikerucutkan menjadi 5 bidang utama yang akan diprioritaskan, antara lain, Jember maju Iptek dan Imtaq, Jember Mandiri, Jember Sehat, Jember Kuat dan Bersih, dan Jember Kota Wisata Berbudaya. Kita ingin para relawan di Jember agar bersatu padu, bukan untuk mendukung Faida, tapi mendukung program kerja yang pro rakyat ini,” tandasnya.

Saat berita ini dirilis, Bupati Jember diarak menuju Alun-alun Tanggul, untuk menutup Gelaran Seni Pandhalungan.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *