PW Huda Abdya Dukung Surat Plt Gubernur Aceh Tentang Larangan

oleh -65 views
Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT saat melantik pengurus wilayah himpunan ulama dayah Aceh di Masjid Agung Gampong seunaloh Kecamatan Abdya, Rabu malam (22/1/2020).

ABDYA, Kamis (23/1/2020) suaraindonesia-news. com – Pengurus lWilayah Himpunan Ulama Dayah Aceh (PW Huda), Kabupaten Aceh Barat Daya beserta jajarannya mendukung penuh Surat Edaran Plt. Gubernur Aceh bernomor 450/21770 yang salah satu poinya adalah melarang pengajian/kajian selain dari I’tiqad Ahlussunnah Waljamaah dan Mazhab Syafii’yah di Aceh.

“Kami sangat mendukung penuh surat edaran tersebut. Surat Edaran tersebut setelah kami kaji bahwa tidak mengharamkan mazhab yang lain itu yang harus digaris bawahi. Kita jangan sampai terjebak dengan isu-isu yang tidak benar, sehingga menjurus kepada perdebatan,” jelas Tgk. Junaidi Rais dalam pernyataan resminya.

Surat Edaran tersebut dikeluarkan untuk menindaklanjuti rekomendasi rapat koordinasi Ulama dan Umara pada tanggal 16 rabiul awal 1441 H bertepatan 13 Desember 2019 tentang larangan mengadakan pengajian dari I’tiqad Ahlussunnah Waljamaah dan Mazhab Syafii’yah di Aceh.

“Menurut saya, dasar SE tersebut sudah sangat kuat, Pemerintah Aceh didukung penuh oleh Ulama Se- Aceh sebelum mengelurakan surat tersebut. Ulama dan pemerintah sudah bersatu dalam menangkal gerakan yang dapat menjurus kepada pendangkalan aqidah. Kami Nahdlatul Ulama yang bermanhaj Ahlussunnah wal jama ah sangat mendukung SE tersebut,” ujarnya.

Kata dia, Ada gejala fenomena sosial yang harus segera direspon oleh pemerintah, untuk mencegah pendangkalan aqidah terlalu jauh. Kaum milenial di Aceh dan khususnya Abdya memerlukan penguatan aqidah yang mengacu kepada aqidah Ahlusunah Waljamaah, sehingga generasi mendatang tidak kehilangan identitas keislamanya.
Selaku pengurus wilayah himpunan dayah ulama aceh, dirinya mengajak seluruh jajaran untuk melakukan pengawasan, pembinaan dan kewaspadaan terhadap ajaran sesat yang mulai meresahkan masyarakat.

“Memisahkan atau membenturkan antara syariat dan haqikat dan budaya kita adalah hal yang harus segera kita cegah dan waspadai,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu Wabup Abdya Muslizar. MT dalam sambutanya menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya juga mempunyai komitmen yang sangat kuat dalam mendukung pelaksanaan pembangunan khususnya di bidang keagamaan demi tegaknya syariat islam secara kaffah di bumi tengku peukan ini, dengan terus berupaya membangun dan memperbaiki mental-mental masyarakat kita melalui penguatan nilai-nilai budaya yang Islami dalam setiap aspek kehidupan melalui perhatian khusus dan penguatan dayah dayah yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Sebagai wujud kepedulian ini kami, Alhamdulillah Pemerintah Daerah telah mengganggarkan kembali Insentif untuk para Pimpinan Dayah dengan jumlah bervariasi,” tuturnya.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *