Perangkat Desa Rusak Bendera PPP, PAC Sapeken Lapor Bawaslu Sumenep

PAC PPP Sapeken (Pakai Kopiyah) saat melapor ke Bawaslu Sumenep

SUMENEP, Senin (8/4/2019) suaraindonesia-news.com – Pinpinan Anak Cabang (PAC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melaporkan perangkat Desa yang menurunkan dan merusak bendera PPP ke Bawaslu setempat, Senin, (8/4).

Kejadian itu terjadi pada hari Rabu, 27/3/2019 sekitar Jam 09.00 WIB. Menurut pengakuan saksi, bahwa kejadian tersebut dilakukan oleh sejumlah kalangan Perangkat Desa, adaupun nama-nama pelaku berinisial RF (Sekdes Sepanjang), HD (Kepala Dusun Cemara).

Sebelum Peristiwa penurunan tersebut, sehari sebelumnya, tepatnya pada Selasa, (26/3), sekitar jam 16.00 WIB. Ada upaya paksa menurunkan bendera yang dipasang di depan Rumah warga yang diduga pendukung PPP, di Dusun Cemara, Namun upaya tersebut mengalami kegagalan, karena warga segaimana disebut, bersikeras untuk tidak menurunkan bendera PPP tersebut.

Menurut ketua PAC PPP Sapeken M. Yunus, Bendera yang diturunkan berjumlah 13 dan yang disobek 2, tepatnya di Dusun Cemara, Desa Sepanjang.

“Saya melapor ke Bawaslu karena sekarang kan masih masa kampanye, tiba-tiba diturunkan, mutifnya saya juga tidak tau, jadi kami tidak terima,” terang ketua PAC partai yang Berlambang Ka’bah itu.

Sementara itu, Pihak Bawaslu melalui Devisi Hukum, Imam Syafi’i menegaskan. Telah melakukan tahapan – tahapan.

“Bawaslu telah melayangkan surat panggilan pada terlapor, tapi yang menjadi kendala dalam hal ini adalah transportasi, jarak tempuh dari Sapeken ke Sumenep. Bawaslu telah memanggil saksi terlapor, karena dalam hal ini ada keterlibatan perangkat Desa,” terang dia.

Reporter : Halis
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here