Penyelidikan Izin Penambangan Batu Koral dan Dugaan Penebangan Kayu Milik PT Adiguna Makmur Masih Bergulir

oleh -79 views
Gunawan Purba (sebelah kiri) yang saat itu didampingi warga lainnya Selamat Sinaga saat diwawancarai awak media di Warung Jurnalis depan Mapolresta Deli Serdang, terkait penambangan batu koral dan dugaan perambahan hutan ilegal milik PT Adiguna Makmur, Selasa (21/07/2020). (Foto : M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Selasa (21/07/2020) suaraindonesia-news.com – Pengembangan dalam proses penyelidikan dan pendalaman terkait operasional penambangan batu koral dan dugaan penebangan kayu secara ilegal di Desa Gunung Manumpak B, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang hingga saat ini masih bergulir di Polresta Deli Serdang.

Dan hari ini Selasa siang (21/07) Sat Reskrim Polresta Deli Serdang kembali memeriksa seorang warga yang bernama Gunawan Purba (49) untuk menjadi saksi guna memberikan keterangan.

Usai Gunawan Purba memberikan keterangan kepada petugas di Sat Reskrim warga Dusun IV Desa Bangun Purba Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang itu diwawancarai awak media di Warung Jurnalis depan Mapolresta Kabupaten Deli Serdang.

Diceritakannya saat tadi ditanyai penyidik terkait rekaman video aktivitas penambangan batu koral di Sungai Lau Cingkam. Mendapat pertanyaan dari penyidik itu, Gunawan Purba menjawab jika yang merekam kegiatan penambangan batu koral itu adalah SS, SK, S dan R.

“Hanya itu saja yang ditanya penyidik, lalu aku disuruh pulang dan disuruh menghadirkan yang merekam video itu,” sebut Gunawan Purba kepada media.

Selain ditangani Sat Reskrim Polresta Deli Serdang, penambangan batu koral dan dugaan penebangan kayu secara ilegal itu, kini juga sudah ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut.

Hal itu diakui General Manager PT Adiguna Makmur (AM) Cetak Barus. Kepada sejumlah wartawan, Senin (21/7), Cetak Barus mengaku jika ia sudah dimintai keterangan oleh penyidik Unit 4 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Sumut.

Menurutnya, saat dimintai keterangan oleh penyidik, Cetak Barus mengakui jika izin penambangan batu koral yang dimiliki PT AM berakhir pada 4 Maret 2019 dan sampai sekarang izin perpanjangannya belum keluar.

“Kita sudah urus perpanjangannya namun belum keluar karena masih situasi covid-19. Kami tidak ada menebang kayu, dan kami tidak tahu siapa yang menebang kayu,” ujar Cetak Barus.

Terpisah Kanit IV Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumut M Oktavianus Sitinjak SE saat dikonfirmasi via selularnya, Senin (20/7) menyebutkan jika penyelidikan penambangan batu koral dan dugaan penebangan kayu tetap dilanjutkan.

“Penyelidikan tetap berjalan dan kita sudah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan,” jawabnya.

Diinformasikan juga hari ini agenda Sat Reskrim Polresta Deli Serdang akan menghadirkan Kepala Desa Gunung Manumpak B Jhon Medi Abraham Saragih untuk dimintai keterangan terkait izin Penambangan Batu Koral dan dugaan Perambahan hutan secara ilegal Milik PT Adiguna Makmur.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *