Pemkot Batu Gelontor Beras Warga Kurang Mampu Rp 3,5 M

oleh -425 views
Wakil Walikota Batu salurkan bantuan kepada warga yang kurang mampu

KOTA BATU, Selasa (20/3/2018) suaraindonesia-news.com – Pemerintah kota (Pemkot) Batu tahun 2018 ini membagikan bantuan sosial (bansos) beras senilai Rp 3,5 miliar ke 24 desa/kelurahan di tiga kecamatan di kota Batu bagi warga kurang mampu atau rawan pangan.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan kota Batu Nuryati mengatakan bantuan beras melalui kantor Ketahanan Pangan yang diberikan kepada warga yang kurang mampu senilai Rp 3,5 M, Dana yang diambilkan melalui APBD kota Batu tahun 2018 itu masing-masing mendapatkan beras sebanyak 10 kg dalam satu bulan untuk satu keluarga yang kurang mampu.

“Tahun yang lalu kita memberikan bantuan beras sekitar 3100 Kepala keluarga (KK), tetapi untuk sekarang ini kita memberikan bantuan sekitar 2.812 KK yang tersebar di 24 desa dan kelurahan di Kota Batu,” kata dia saat ditemui usai penyerahan bantuan beras di desa Torongrejo Kecamatan junrejo Kota Batu, Selasa (20/3/2018).

Lanjut Wiwik, jumlah penerima bantuan pangan beras kepada warga kurang mampu itu mengalami penurunan dari tahun ke tahun, untuk tahun 2018 ini mengalami penurunan 288 KK, artinya tingkat kesejasteraan kota Batu dari tahun ke tahun hidupnya makin sejastera.

“Pengambilan jumlah penerima bantuan beras itu kita mengambil data dari dinas sosial, sehingga tingkat keakuratannya terjamin. Tiap tahun Dinas sosial mendata jumlah penerima bantuan,” jelas Wiwik.

Masyarakat penerima bantuan beras, dihimbau tidak usah kwatir, sebab untuk bantuan bulan april 2018, Kantor Ketahanan Pangan telah menyiapkan beras sebanyak 28,120 ton. Stok tercukupi.

Baca Juga: Simpan Sabu Dalam Kamar Tidur, Wanita Cantik Terancam 20 Tahun Penjara 

Punjul Santoso wakil walikota Batu mengharapkan kepadamasyarakat, bantuan beras ini janganlah dianggap berapa besar jumlahnya tetapi ini bisa meringankan terutama kepada warga yang kurang mampu.

“Harapan yang pertama ini dapat meringankan kebutuhan pangan bagi warga yang kurang mampu. Dan Beras itu diberikan dalam kurun 11 bulan dalam tahun anggaran, mulai Febuari. Jadi tidak 12 bulan” Kata Punjul.

Pemberian bantuan beras, kata dia, jika ditemukan dalam beras terdapat kutu, masyarakat dihimbau untuk mengembalikannya, karena bulog siap mengantinya yang baru.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan