Pemkot Batu Cegah Corona, 22 Anggota Dewan Pilih Kunker ke Balikpapan

oleh -311 views
Gedung DPRD Kota Batu tampak sepi. 22 anggota Dewan Kungker ke Balikpapan.

KOTA BATU, Kamis (19/3/2020) suaraindonesia-news.com – Pemerintah kota (Pemkot) Batu dan masyarakat kota Batu Jawa timur kini sedang berupaya mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), namun Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) kota Batu lebih memilih melakukan Kunjungan Kerja (Kungker) terkait Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) ke Balikpapan.

22 Orang diantaranya yang memeilih kunker ke Balikpapan Kalimantan Timur itu ternyata dipersoalkan banyak orang, termasuk oleh warga kota Batu sendiri dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Good Governance Activator Alliance (GGAA) Jawa Timur.

Sudarno ketua Lembaga swadaya Masyarakat (LSM) Good Governance Activator Alliance (GGAA) Jawa Timur mengaku kecewa dengansikap anggota DPRD kota Batu ke Balikpapan dengan alasan kunker, Ia juga menyebut mereka mestinya focus dalam upaya pengegahan penyebaran virus Corona di kota Batu.

“Memang kegiatan kunjungam kerja (kunker) kawan DPRD tidak melanggar aturan regulasi yang ada, akan tetapi tatkala Indonesia mengalami epidemi virus corona mestinya mereka focus di daerahnya bersama Pemerintah mencegah penyebaran virus Corona,” ujar Sudarno, Saat ditemui, Kamis (19/3/2019).

Mereka seharusnya kata Sudarno, memberikan tauladan dengan tidak melakukan kunjungan kerja, fokus untuk mengatasi isu kesehatan global ini, apalagi di Kota Batu yang Tercatat ada 95 Orang Dengan Risiko (ODR) dan 10 warga Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 .

Hal ini merujuk statemen dari Wakil Ketua Satuan Tugas Penanggulan Bencana Non Alam dan Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Batu, Punjul Santoso. Secara nasional ada 227 kasus covid 19, atas kondisi ini, lanjut Sudarno tidak sepantasnya anggota DPRD Kota Batu ngotot melaksanakan kunjungan kerja.

“Dengan alasan apapun, dengan tidak melakukan kunjungan kerja hal ini bisa sedikit banyak menekan penyebaran covid 19 ini serta sekaligus kawan-kawan bisa fokus terlibat dengan tupoksi yang dimiliki untuk menekan dan memberantas covid 19 di Kota Batu,” ungkapnya.

Dengan tidak kunker, hal ini menunjukkan empaty atas kondisi yang ada, walaupun memang ada bebrapa agenda yang telah teragendakan baik akan berantakan, tetapi bukan berarti memaksakan diri untuk terus melaksanakan agenda tersebut.

Dijelaskannya, sepatutnya Dewan Pimpinan Partai yang memiliki wakil di parlemen (DPRD) memberikan peringatan keras ketika kader mereka ngotot melaksanakan kunjungan kedinasan keluar daerah. Jangan sampai hal ini menjadi preseden buruk dan semakin memburuk kondisi lingkungan yang ada.

Suwandi Anggota DPRD kota Batu saat dikonfirmasi membenarkan jika hari, Kamis (19/3/2020) dirinya Kunker ke Balikpapak bersama anggota DPRD kota Batu. Melalui Whats App (WA) yang dikirimnya Dari 30 anggota DPRD kota Batu itu yang ikut kungker sebanyak 22 orang dari tiga Pansus.

“Pilihanya memang sulit mas…jadwal itu sudah bulan yang lalu. Sekwan sudah melaksanakan jadwal DPRD, artinya pesawat hotel sudah di pesan dan sudah dibayar, kalau kita tidak melaksanakan maka kami anggota dewan harus mengembalikan anggaran yangg sudah di bayarkan ke pihak lain,” Terang Suwandi

Anggota DPRD dari Partai Demokrat ini menyebut bahwa memang ada dua pilihan berangkat atau tidak, Hasilnya ada yang berangkat dan ada yang tidak, kami yang berangkat tetap melaksanakan tugas sesuai jadwal sehingga dikemudian hari tidak ada sesuatu masalah yang di kwatirkan.

“Dan yang penting kami tidak menyalahi aturan. Kita kungker itu terkait PSU yang sudah dibahas di dewan,” jelasnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *