Dianggap Tidak Amanah, PKB Cabut Rekom Untuk Djoko Susanto

oleh -112 views
Wakil Ketua DPC PKB H. Ahmad Buang menunjukkan surat kontrak jam'iyah yang telah ditandatangani oleh Djoko Susanto pada 3 Desember 2019. (Foto: Guntur Rahmatullah/SI).

JEMBER, Kamis (19/3/2020) suaraindonesia-news.com – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jember mencabut rekomendasi dukungan kepada Bacabup Djoko Susanto untuk maju pada Pilkada 2020.

Pencabutan tersebut dilakukan setelah sebelumnya muncul rekomendasi dari dua partai politik yakni PKB dan Partai Gerindra kepada Djoko Susanto sebagai Calon Bupati Jember namun beda Calon Wakil Bupatinya.

PKB mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada pasangan Djoko Susanto – Ayub Junaidi, sedangkan Partai Gerindra mengeluarkan rekomendasi kepada Djoko Susanto – Ahmad Halim sebagai pasangan Cabup – Cawabup pada Pilkada tahun ini.

Wakil Ketua DPC PKB HM Ubaidillah atau yang akrab dipanggil H. Ahmad Buang mengatakan, Djoko Susanto telah berkhianat dan melanggar Kontrak Jam’iyah PCNU Jember dan DPC PKB Jember.

Dalam kontrak tersebut, pada poin 7 Djoko Susanto berjanji untuk berpasangan dengan kader NU dan kader PKB yakni Ayub Junaidi.

“Kami telah mengadakan rapat pleno dalam menyikapi kejadian tersebut, sehingga diambil satu kesimpulan bahwa bapak Djoko Susanto telah berkhianat dengan memunculkan dua calon wakil bupati yang berbeda, sehingga dalam rapat pleno tersebut diputuskan bahwa bapak Djoko Susanto dikeluarkan atau di-cut dari DPC PKB Jember dan rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh DPP PKB harus dicabut,” jelas H. Buang, Kamis siang, 19 Maret 2020.

H. Buang lebih lanjut menjelaskan bahwa surat pencabutan rekom tersebut telah ditandatangani oleh pengurus pusat.

“Tinggal kita mengambilnya saja di Jakarta, dan utusan kami baru berangkat ke Jakarta, Insyaallah 1-2 hari akan kami beritahukan bahwa rekom tersebut telah dicabut,” sambungnya.

Dia menambahkan bahwa DPP PKB telah mengantongi nama calon bupati, menggantikan Djoko Susanto.

“Nanti setelah utusan kami kembali dari Jakarta, kami akan rilis surat pencabutan tersebut sekaligus mengumumkan nama baru calon bupati Jember,” ujar dia.

Menanggapi kondisi ini, Humas Tim Pemenangan Djoko Susanto, Darsan mengirimkan pesan berikut :

Kami dari pihak H. Djoko Susanto, SH, MH mempunyai pemikiran positif terhadap semua perjalanan politik untuk menuju Pilkada Kab. Jember 2020, mekanisme pengurusan rekomendasi parpol sebagai syarat untuk mengikuti Pilkada sudah kami ikuti sesuai tahapan yang diberlakukan oleh partai yang bermuara terbitnya rekomendasi, kami tidak mengenal istilah pencabutan, oleh karena itu kami berharap kepada semua pihak untuk menjalankan amanah rekomendasi agar impian Jember kembali bermartabat dan membanggakan bisa terwujud.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *