Pelayanan BPN Lamongan di Pertanyakan, Ini Alasannya

Kantor BPN Lamongan

LAMONGAN, Sabtu (26/05/2018) suaraindonesia-news.com – Belum genap empat bulan BPN Lamongan bersama dengan 3 dinas lain mendapatkan teguran dari Ombudsman perwakilan Jawa Timur atas mutu pelayanannya dengan penilaian kartu merah.

“Kartu merah adalah pelayanan terburuk,” terang Ombudsman dikutip dari laman sindoraya.com.

Hari ini Sabtu (26/05), kepada suaraindonesia-news.com, Suharjono warga Desa Gembong, Kecamatan Babat, mengeluhkan pelayanan Badan Pertanaan Nasional Kabupaten Lamongan (BPN-LA).

“Bulan Oktober 2017, Saya daftarkan tanah untuk mendapatkan Peta bidang tanah dengan kelengkapan berkasnya, hingga detik ini saya belum terima surat Peta Bidangnya,” keluhnya.

Menurut Suharjono, dirinya tidak perna diberi kepastian kapan peta bidang tanah selesai.

“Tak ada kepastian, berulang kali dikatakan masih belum selesai,” kata Suharjono.

Parahnya lagi, kata Suharjono, pelayanan informasi di BPN-LA juga selalu melibatkan Satpam.

“Saya tanya ke meja pendaftaran selalu diarahkan ke Satpam, “Tanyakan ke Satpam, selesai atau belum”, Tiru Suharjono menirukan ibu pegawai BPN-LMG.

“Terus terang saya geram dengan pelayanan BPN-LMG,” imbuhnya.

Sampai berita ini ditulis belum ada keterangan langsung dari pihak BPN-LA, walau berkali-kali dihubungi melalui telpon sellulernya namun tidak diangkat walau terdengar nada sambung.

Reporter : Hadi Mulyono
Editor : Amin
Publisher : Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here