Pelaku Pelempar Bom di Pos Jaga PN Kota Probolinggo Tertangkap

oleh -1,749 views
Foto : Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari saat Konferensi Pers kasus pelemparan Bom Bondet yang dilakukan kedua tersangka Andy dan Rosi di Pos Satpam PN Kota Probolinggo, Selasa (22/12/20) sore.

PROBOLINGGO, Selasa (22/12/2020) suaraindonesia-news.com – Timsus Sat Reskrim Polres Probolinggo Kota dalam waktu sepeka berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pelempar bom bondet di Pos Satpam PN Kota Probolinggo di Jalan Dr Saleh Kota setempat yang terjadi pada Selasa 8 Desember 2020 sekitar jam 03.00 Wib dinihari.

Tersangka pelaku pelempar bom bondet tersebut ada dua orang yang diamankan oleh Timsus Sat Reskrim Polres Probolinggo Kota. Masing-masing pelaku bernama Rafid Gandhi alias Andy (27) alamat Dusun Kalicangka Rt.27 Rw.04 Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo dan Abdul Rosi alias Rosi (22) alamat Jalan Ikan Banyar Rt.002 Rw.003 Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Ke dua pelaku tersebut ditangkap atas dasar laporan LH (24), security/Satpam Kantor PN Kota Probolinggo ke Polres Probolinggo Kota, dengan LP/416/XII/2020/Jatim/Res Prob Ta, tanggal 8 Desember 2020.

“Dua orang tersangka pelaku pelempar bom bondet di Pos Satpam PN Kota Probolinggo pada Selasa 8 Desermber 2020 lalu berhasil kita ungkap dan kita tangkap. Masing-masing pelaku bernama Rafid Gandhi alias Andy (27) alamat Dusun Kalicangka Rt.27 Rw.04 Desa Mentor Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo dan Abdul Rosi alias Rosi (22) alamat Jalan Ikan Banyar Rt.002 Rw.003 Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo,” ungkap Kapolres Probolinggo Kota RM Jauhari kepada sejumlah wartawan saat gelar konferensi pers kasus tersebut di halaman Mapolres Probolinggo Kota, Selasa (22/12/20) sore.

Motifnya, lanjut Kapolres, ke dua pelaku ini merasa kesal dan tidak terima saat nongkrong dan menggeber-geber sepeda motornya ketika melintas di depan PN ditegur oleh pelapor (LH) petugas security/satpam yang bertugas di PN Kota Probolinggo.

Kemudian untuk membalas rasa kesalnya pada petugas satpam itu tersangka melempar bom bondet ke Pos Jaga PN Kota Probolinggo tempat pelapor bertugas.

Dalam waktu sepekan, kita berhasil mengungkap dan menangkap tersangka dengan penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Khusus (Timsus) yang kami bentuk.

Dengan keterangan saksi-saksi yang ada di TKP dan hasil CCTV yang ada di TKP. Dari kelompok-kelompok remaja yang biasa nongkrong dengan menggunakan kendaraan bermotor kita geledah, kita periksa didapatkan senjata sajam (sajam) maupun barang bukti (BB) bom bondet.

“Setelah kita cocokkan dari CCTV dan saksi-saksi yang ada, termasuk saksi korban, serta dari beberapa orang yang kita amankan, ke dua tersangka adalah yang melakukan pelemparan bom bondet di Pos Satpam PN Kota Probolinggo. Saat ini kedua pelaku kita tahan dan kita lakukan proses penyidikan dan pengembangan,” jelas AKBP RM Jauhari.

Menurut keterangan tersangka, kata RM Jauhari, bom bondet tersebut dibuat sendiri dirumah tersangka dari bahan-bahan peledak yang dikemas.

Untuk diledakkan di TKP (Pos Satpam PN Kota Probolinggo), tersangka menyiapkan 8 (delapan) bom bondet yang dilempar, berhasil meledak 1 (satu), dan sisanya tidak meledak.

“Bom yang tidak meledak kita amankan, termasuk yang ada dirumah tersangka kita amankan, serta 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha N-Max warna merah yang digunakan tersangka untuk melempar bom juga kita amankan,” ujar Kapolres AKBP RM Jauhari.

Atas perbuatannya kedua tersangka oleh polisi dijerat Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat No.12 Tahun 1951.

Sementara menurut keterangan tersangka saat ditanya wartawan, tersangka melempar bom bondet ke Pos Satpam PN Kota Probolinggo tujuannya untuk menakut-nakuti pelapor.

Tersangka mengaku merasa kesal dan dendam karena saat nongkrong dan menggeber sepeda motornya di depan PN ditegur oleh pelapor. Dan bom bondet tersebut dibuat sendiri dengan alasan untuk jaga diri saat keluar malam.

Reporter : Singgih Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan