Pelaku Dugaan Pelecehan Siswi SMK di Sulut Diamankan, Kornas TRC PA Apresiasi Kinerja Polisi

oleh -95 views
Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Rusmini Supriadi.

JAKARTA, Jumat (12/3/2020) suaraindonesia-news.com – Kasus dugaan pelecehan siswi SMK yang viral di media sosial belakangan ini, kini telah di tangani polisi.

Kelima siswa yang menjadi pelaku dugaan pelecehan terhadap siswi salah satu SMK di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, telah di amankan Polres Bolaang Mongondow dan dipastikan bakal diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolres Bolaang Mongondow AKBP Indra Pramana, SIK, kepada wartawan menjelaskan, setelah melakukan gelar perkara pada Selasa (10/3), pihak penyidik telah bersepakat jika lima murid yang terlibat dalam dugaan pelecehan yang kemudian viral ini, akan diproses dalam penyidikan.

Adapun pasal-pasal yang bisa dikenakan kepada kelima murid tersebut diantaranya Pasal 82 Undang-undang 35 tahun 2014 soal perlindungan anak dan pasal 556 KUHP. Menurut Kapolres, itu tergantung pendalaman yang akan dilakukan oleh penyidik.

“Jadi dari lima Anak yang berkonflik dengan Hukum (ABH), dua dikenakan pasal 82 UU 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan tiga orang lainnya, untuk sementara di proses sesuai pasal 556 KUHP. Tapi, itu semua bergantung pada pendalaman yang dilakukan,” tutur Kapolres Pramana.

Sementara untuk jumlah hukuman yang bisa diberikan kepada murid-murid tersebut, Pramana menyebutkan jika menggunakan pasal 82 UU 35 tahun 2014.

Di tempat terpisah, Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Rusmini Supriadi menyampaikan apresiasi atas kinerja Polisi yang cukup cepat merespon kejadian tidak senonoh yang terjadi di kalangan dunia pendidikan.

“Saya berharap tidak hanya para siswa itu yang di proses hukum, Kepala sekolah dan para guru wajib di proses hukum, karena di duga lalai dalam fungsi pengawasannya, karena kejadian tersebut terjadi di lingkungan sekolah dan para siswa korban/pelaku masih mengenakan seragam,” tegas aktivis yang akrab disapa Bunda Naumi itu.

Reporter : Trisula/Hls
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *