Para Pelaku Anarkis Tidak Segera Ditangkap, Warga Akan Ngeluruk Polres Situbondo

oleh -193 views
Warga Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, Situbondo, saat berkumpul ditepi jalan.

SITUBONDO, Senin (10/8/2020) suaraindonesia-news.com – Jika dalam dua – tiga hari kedepan para pelaku anarkis tidak segera ditangkap dan di hukum, warga Desa Kayuputih, Kecamatan Panji dan Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akan ngeluruk ke Mapolres Situbondo.

Sebab, insiden yang menimpa warga kedua desa tersebut, dinilai sudah sangat parah. Selain telah melukai lima warga juga membuat kerusakan pada puluhan rumah, empat mobil serta pembakaran kios bensin dan lain lainnya.

Bahkan, saat melakukan serangan di pagi hari itu, mereka yang membawa berbagai sajam juga berteriak teriak menantang warga agar keluar dari rumahnya.

“Perbuatan anarkis yang dilakukan oleh ratusan orang itu sudah sangat parah. Jika saat kejadian itu ada warga yang keluar, maka dipastikan akan mati. Karena mereka membawa sajam dan berteriak teriak. Untungnya tidak ada yang keluar,” kata Kades Kayuputih Kecamatan Panji, Suriji, Senin (10/8/2020).

Oleh karena itu, agar kejadian serupa tidak terulang untuk ketiga kalinya, warga meminta kepada aparat penegak hukum segera melakukan penangkapan terhadap para pelaku anarkis yang sangat meresahkan masyarakat.

“Tuntutan warga, agar para pelaku anarkis itu segera ditangkap dan kerusakan yang ditimbulkan diganti. Nah, jika tidak ada respon atau tanggapan, maka warga akan ngeluruk. Jadi kita tunggu hasil proses hukumnya bagaimana,” tandasnya.

Sebelumnya, Pasca insiden bentrok antara perguruan pencak silat PSHT kontra warga Desa Kayuputih Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo Jawa Timur, Minggu (9/8/2020) sore.

Pada Senin (10/8/2020) sekitar pukul 03.00 pagi, ratusan diduga PSHT kembali melakukan penyerangan terhadap warga Desa Kayuputih.

Dalam penyerangan kali kedua itu, ratusan orang yang diduga dari perguruan PSHT tersebut merusak sejumlah mobil dan puluhan rumah dengan cara dilempar batu.

Tak hanya itu, ratusan orang itu yang menurut keterangan warga setempat membawa berbagai macam senjata tajam (sajam), juga membakar kios bensin dan merusak empat mobil yang sedang diparkir dihalaman rumah warga.

Reporter : Ugik
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *